Klub Pendatang Baru Siap Beri Kejutan di Proliga 2019

Eka
Klub Pendatang Baru Siap Beri Kejutan di Proliga 2019
Jumpa pers kick off Proliga 2019 di kantor PBVSI Pancoran, Jakarta.

Jakarta, HanTer - Dua klub pendatang baru akan meramaikan panasnya gelaran kompetisi bola voli bergengsi tanah air musim ini yang bertajuk Proliga 2019. Meski begitu, kedua klub baru seperti Jakarta Garuda maupun Sidoarjo Aneka Gas Industri berupaya memberikan perlawanan sengit terhadap kontestan lain. 

Rasa optimis untuk memanaskan persaingan dilontarkan langsung Eko Waluyo selaku pelatih tim voli Jakarta Garuda. Ia mengaku saat ini anak asuhnya sangat bersiap untuk memulai pertandingan pertama yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, 8 Desember mendatang.

Dalam debutnya, mayoritas kekuatan Jakarta Garuda dihuni para pemain junior. Bahkan hampir seluruh para pemainnya juga belum pernah merasakan tanding di kompetisi Proliga bersama klub lain. Kendati begitu ia yakin pasukannya bisa memberikan kejutan dalam debut pertamanya.

"Tentu saya sudah siap dan kita ingin cepat-cepat bertanding. Kami dari anak-anak muda yang mungkin hampir semua pemain baru ikut Proliga tahun ini. Kecuali ada satu yang telah ikut. Tapi saya harap mereka bisa membuat kejutan," ujar Eko saat menghadiri acara kick-off dan jumpa pers Proliga 2019 di Jakarta, Rabu (28/11/2018).  

Seperti diketahui, memasuki tahun ke-18, kompetisi kasta tertinggi bola voli di Indonesia, Proliga 2019, kembali digelar. Lima tim putri dan enam putra akan meramaikan kompetisi yang mulai digelar 7 Desember 2018 hingga 24 Februari 2019. 

Delapan kota akan menjadi perhelatan kompetisi yang digelar sejak 2002 itu. GOR Amongrogo Yogyakarta akan menjadi awal digelarnya Proliga 2019, 7-9 Desember 2018 dan berakhir di GOR yang sama pada 24 Februari 2019. 

Kota Iainnya yang akan menjadi tempat pelaksanaan Proliga 2019 antara Iain GOR Tridharma Gresik (14-16 Desember 2018), GOR C’Tra Arena Bandung (21-23 Desember 2018), itu untuk putaran pertama. 

Kemudian dilanjut dengan putaran kedua di Gedung PSCC Palembang (11-13 Januari 2019), GOR Bulutangkis Pekanbaru (18-20 Januari 2019), dan GOR Sritex Arena (25-27 Januari 2019). 

Kemudian dilanjutkan dengan final four pertama di GOR Joyoboyo Kediri (8-10 Februari 2019), final four kedua di GOR Ken Arok Malang (15-17 Februari 2019), serta ditutup grand final di GOR Amongrogo (23 dan 24 Februari 2019). 

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty menyatakan, Proliga 2019 berbeda dengan Proliga sebelumnya. Pada Proliga 2019 ini dilaksanakan Iebih awal yakni Desember 2018. Hal ini, menurut Hanny, karena adanya Pilpres dan Pileg tahun depan. 

"Kita menghormati adanya pelaksanaan Pilpres dan Pileg pada bulan April 2019. Makanya waktunya Iebih awal," ujar Hanny di tempat yang sama. 

Perbedaan lainnya, pada kompetisi musim ini pelaksanaan final yang biasanya berlangsung hari Minggu untuk perebutan juara putra dan putri, kali ini terbagi dua. Dimana final putri dilangsungkan Sabtu dan final putra digelar Minggu. 

Selain itu, perebutan peringkat ketiga dan keempat yang tadinya diperebutkan saat laga final four, kini dilangsungkan pada grand final, nomor putri pada Sabtu dan putra sehari berikutnya. 

Menurut Hanny, pelaksanaan final menjadi dua hari disebabkan adanya minat penonton yang begitu membludak selama Iaga final sebelumnya di Yogyakarta. "Dengan adanya final dua hari ini diharapkan penonton terbagi dua, Sabtu dan Minggu," ungkap Hanny. 

Kompetisi Proliga 2019 ini diikuti lima tim putri dan enam tim putra. Lima tim putri yaitu Jakarta Pertamina Energi, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Bandung Bank bjb Pakuan, Jakarta BNI 46, dan Jakarta Elektrik PLN. 

Sedangkan enam tim putra antara Iain Surabaya Bhayangkara Samator, Palembang Bank SumselBabel, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Jakarta Garuda, Sidoarjo Aneka Gas Industri.