Senam SAH Kemenpora Lanjut Periode II Setelah Sukses Di Periode I

Hermansyah
Senam SAH Kemenpora Lanjut Periode II Setelah Sukses Di Periode I
Ilustrasi senam SAH Kemenpora

Jakarta, HanTer - Setelah sukses pada periode I (1 hingga 10 Mei 2020), lomba senam SAH Kemenpora periode II dimulai sejak Kamis (28/5/2020) lalu. Peserta pada periode II adalah individu (1 orang) dan menggunakan platform sosial media facebook untuk mengunggah video senamnya untuk diikutkan lomba.

Periode II akan dibuka hingga pukul 12.00 pada 7 Juni mendatang. Sementara pengumuman 10 akun facebook pemenang periode II akan dilaksanakan pada keesokkan harinya yakni 11 Juni 2020. 

Menghadapi pandemi COVID-19, Pemerintah berupaya untuk mengajak masyarakat berolahraga guna mempertahankan serta meningkatkan imun untuk melawan masuknya virus ke dalam tubuh.

Kemenpora beberapa waktu lalu meluncurkan program Lomba Senam Virtual bertajuk Senam SAH (Stay at Home) yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat selama menghadapi masa pandemi di Indonesia.

"Periode pertama Lomba Senam SAH dengan katagori Individual melalui Instagram (IG) telah berakhir dengan menghasilkan 10 penampil terbaik dengan berbagai kriteria.

Jumlah peserta pengirim video melebihi ekspektasi yakni sebanya k 866 video dengan tayangannya dilihat oleh 8jt lebih. Ini berarti masiv nya ajakan untuk berolahraga di tengah-tengah pandemi Covid-19," ucap Menpora Zainudin Amali.

"Pada periode kedua yang telah dimulai tgl 28 Mei lalu untuk katagori Individual yang di posting di Facebook yang baru berjalan dua hari saja sudah masuk sebanyak 56 video. Jumlah ini akan melonjak tajam ketika mendekati akhir waktu periode kedua nanti," tambahnya.

Disisi lain, Deputi III Pembudayaan Olahraga yang memprakarsai lomba ini mengatakan jika lomba ini menjadi hal baru bagi pihaknya.

"Ini adalah hal baru bagi kita. Sejak Kemenpora ini ada, baru kali ini kita melaksanakan lomba senam yang pesertanya entah ada dimana, juri-nya entah dimana, dan panitianya entah dimana. Tentunya ini menjadi tantangan bagi kita dan kita berusaha memberi yang terbaik dengan terus melakukan koordinasi dalam hal apapun terkait penyelenggaraan lomba ini," ujar Raden Isnanta.

Pandemi COVID-19 mau tidak mau mengubah cara kerja pemerintah. Pemerintah berupaya untuk mencapai target kerja dengan cara yang tentunya disesuaikan dengan situasi terkini. Harapannya adalah agar masyarakat tidak berhenti untuk berolahraga walaupun saat ini akses untuk bergerak sangat terbatas.