LOCKDOWN COVID-19 DIPERPANJANG

Liga Belanda Resmi Dihentikan Tanpa Juara, Promosi dan Degradasi

Ant
Liga Belanda Resmi Dihentikan Tanpa Juara, Promosi dan Degradasi
Para pemain Ajax batal merayakan gelar juara Eredivisie musim ini (ist)

Amsterdam, HanTer - Eredivisie atau kasta tertinggi Liga Belanda serta divisi kedua (Eerste) musim 2019/20 secara resmi dihentikan menyusul perpanjangan masa karantina wilayah pencegahan pandemi Covid-19 di negara tersebut hingga 1 September 2020.

Pihak operator bersama federasi sepakbola Belanda, KNVB, memutuskan musim ini Eredivisie dan Eerste Divisie tanpa juara maupun promosi/degradasi karena masih banyak sisa pertandingan yang belum dimainkan.

"Tidak ada juara, baik untuk Eredivisie maupun Eerste Divisie. Saat ini, dalam keadaan ini, tidak pantas membicarakan juara," demikian tulis pernyataan yang dilansir laman resmi Eredivisie, Jumat (24/4/2020) malam.

Sebagai catatan, di Eredivisie, Ajax Amsterdam memimpin klasemen dengan raihan 56 poin dan hanya unggul selisih gol dibandingkan AZ Alkmaar di posisi kedua. Eredivisie masih menyisakan 8 hingga 9 pertandingan lagi sebelum musim ditangguhkan dan akhirnya dihentikan.

Sedangkan Eerste Divisie menyisakan sembilan pekan pertandingan lagi dan SC Cambuur Leeuwarden memimpin klasemen dengan koleksi 66 poin, unggul empat poin atas De Graafschap di posisi kedua.

Untuk alokasi tiket ke kompetisi antarklub Eropa, KNVB memutuskan membagikannya ke lima klub teratas klasemen terkini Eredivisie. Pasalnya, partai final Piala Belanda antara FC Utrecht vs Feyenoord yang sedianya digelar 19 April juga batal digelar karena corona, sehingga jatah tiket ke fase grup Liga Europa diberikan ke tim urutan ketiga klasemen.

Maka, Ajax memperoleh tiket otomatis ke Liga Champions dan AZ harus berjuang di babak kualifikasi. Sedangkan Feyenoord ke fase grup Liga Europa, sementara PSV Eindhoven dan Willem II bakal memulai di kompetisi itu dari babak kedua kualifikasi.

"Alokasi tiket kompetisi Eropa ini, masih akan menunggu konfirmasi UEFA," demikian tulis pernyataan Eredivisie.

Sementara itu, keputusan menganulir promosi/degradasi menguntungkan RKC Waalwijk yang sejak awal musim terkapar di posisi juru kunci klasemen dan kini memiliki 15 poin serta ADO Den Haag (19) di urutan ke-17.

Fortuna Sittard (26) yang ada di urutan ke-16 juga diuntungkan sebab tak harus menghadapi wakil tim Eerste Divisie untuk menghindari degradasi dalam format kompetisi normal.