TAMPIK ADANYA NEPOTISME DI LIB

Dirut LIB Klarifikasi Status Anaknya di Struktural Operator

Eka
Dirut LIB Klarifikasi Status Anaknya di Struktural Operator
Cucu Sumantri selaku Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (ist)

Jakarta, HanTer - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri memberikan klarifikasi ihwal posisi yang diduduki anaknya, Pradana Aditya Wicaksana sebagai General Manager (GM) PT LIB.

Melihat banjir kritik yang datang kepada Dirut perihal 'titipan' anaknya untuk menjabat sebagai posisi GM di PT LIB, Cucu berkilah bahwa itu hanyalah sebatas usulan semata dari para staf yang memang sebelumnya tidak ada posisi GM.

"Merespon struktur organisasi LIB yang tersebar di media, bahwa itu adalah paket restruktur yang diajukan staf kepada saya. Di dalamnya ada nama dan posisi baru seperti GM. Itu belum resmi karena harus dirapatkan dahulu dengan semua direksi dan komisaris LIB," kata Cucu, Jumat (24/4/2020).

Lebih lanjut, Cucu menjelaskan kenapa pihaknya belum melakukan rapat khusus dengan semua direksi dan komisaris untuk membahas struktur organisasi tersebut. Itu tak lepas karena kondisi, yakni pandemi global virus corona alias Covid-19.

"Dalam beberapa pekan terakhir semuanya disibukkan dengan adanya pandemi Corona yang memengaruhi semua lini. Termasuk sepak bola dengan beragam kompetisinya," ujarnya.

"Kami pun ikut prihatin dan melaksanakan anjuran pemerintah untuk menerapkan work from home di kantor LIB. Hal itu membuat sampai saat ini SK yang sah terkait struktur organisasi LIB, belum ada," jelas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI itu.

Cucu menyadari publik telah menyoroti anak kandungnya pada posisi GM. Khusus hal ini, Cucu menegaskan,“Saya pastikan anak saya tidak akan di LIB. Kemudian saya akan menghadap Ketua Umum PSSI untuk menjelaskan hal ini agar tidak terjadi kisruh,” terangnya.

Dengan penjelasan tersebut, Cucu berharap semua pihak bisa kompak untuk perkembangan sepak bola nasional. “Saya mohon doa dari rekan-rekan sekalian agar sepak bola Indonesia semakin solid dan maju,” pungkasnya mengakhiri.