ANTISIPASI GELOMBANG KEDUA COVID-19

UEFA Tolak Permintaan WHO Setop Seluruh Kompetisi Eropa

Eka
UEFA Tolak Permintaan WHO Setop Seluruh Kompetisi Eropa
Kantor UEFA di Nyon, Swiss (ilustrasi/ist)

Nyon, HanTer - Induk tertinggi sepakbola Eropa (UEFA) menampik dengan tegas bahwa tidak ada intervensi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait wacana pembatalan seluruh kompetisi sepakbola domestik di benua biru akibat masifnya penyebaran virus corona alias Covid-19.

Dilansir laman Daily Mail, sebelumnya WHO sempat meminta kepada UEFA agar otoritas tertinggi sepakbola Eropa menghentikan seluruh kompetisi musim ini demi memutus mata rantai penyebaran virus corona yang memang sangat masif menghantam negara-negara di benua biru.

Akan tetapi UEFA menolak dengan tegas permintaan pembatalan tersebut. Mereka hanya akan menangguhkan seluruh kegiatan sepakbola profesional yang berafiliasi terhadapnya sampai jangka waktu yang ditentukan. UEFA membeberkan, permintaan itu tak lepas karena WHO cemas akan adanya gelombang kedua ihwal penyebaran Covid-19 secara masif.

Sementara mengutip majalah Brasil Veja , mengklaim UEFA diminta untuk mengambil langkah untuk mencegah gelombang Covid-19 kedua dalam pertemuan komite eksekutif (Exco) yang berlangsung lebih dari dua jam pada pekan lalu.

Penangguhan sepakbola untuk periode yang belum ditetapkan akan menyebabkan malapetaka untuk musim ini serta musim berikutnya. Selain itu ada alasan utama mengapa WHO meminta seluruh liga di setop, yakni memutus mata rantai Covid-19.

Namun UEFA telah 'menuangkan air dingin' bahwa mereka tidak akan mengikuti arahan dari WHO. Sebaliknya, UEFA dilaporkan terus membuat rencana tentang bagaimana musim 2019-20 dapat diselesaikan dengan aman setelah menjalin kesepakatan dengan Asosiasi Sepakbola seluruh negara yang masuk kedalam anggotanya.

Asosiasi anggota nasional dari badan sepak bola Eropa berkumpul untuk panggilan konferensi pada hari Selasa untuk pembaruan pada 'berbagai pilihan kalender' untuk menyelesaikan musim 2019-20 dan UEFA sekali lagi mendesak mereka untuk melakukan semua yang mereka bisa untuk menyelesaikan liga dan turnamen lainnya.

Badan pengatur sepakbola Eropa sebelumnya memperingatkan bahwa liga domestik yang membatalkan musim sebelum waktunya, akan mendapat sanksi berupa larangan tampil bermain dalam hajat besarnya seperti Liga Champions dan Europa. Akan tetapi kini UEFA bersikap fleksibel sesuai dengan kondisi wilayah serta kebijakan pemerintah masing-masing.

"Ada rekomendasi kuat yang diberikan untuk menyelesaikan kompetisi liga dan piala domestik, tetapi beberapa kasus khusus akan didengar begitu pedoman mengenai partisipasi ke kompetisi Eropa - dalam kasus liga yang dibatalkan - telah dikembangkan," demikian pernyataan UEFA.

#UEFA   #WHO   #SARAN   #KOMPETISI   #DIBATALKAN   #PANDEMI   #COVID-19   #CORONAVIRUS