Momen Hari Kartini Digunakan Menpora Gali Inspirasi Mantan Atlet dan Atlet Putri Indonesia Berprestasi

Hermansyah
Momen Hari Kartini Digunakan Menpora Gali Inspirasi Mantan Atlet dan Atlet Putri Indonesia Berprestasi
Menpora Zainudin Amali

Jakarta, HanTer - Melalui momen Hari Kartini tahun 2020 ini, Menpora Zainudin Amali menggali inspirasi para atlet wanita Indonesia melalui telekonfrensi media sosial. Kegiatan ini berkonsep bincang santai seputar kiprah perempuan di dunia olahraga Indonesia.

Pada perbincangan tersebut di bagi tiga sesi. Sesi pertama, Menpora berbincang dengan mantan atlet putri bulutangkis Susy Susanti. Sesi kedua, dengan mantan atlet senam Dian Arifin dan sesi terakhir, atlet ganda putri bulutangkis Apriyani  Rahayu. Kiprah 3 atlet wanita Indonesia ini sangat luar biasa di dunia olahraga.

"Hari ini kita memperingati hari Kartini. Khususnya bagi kaum perempuan Indonesia. Ibu Kartini adalah seorang perempuan yang hebat di masa sebelum kemerdekaan. Perjuangannya akan menjadi semangat dan inspirasi bagi perempuan Indonesia sekarang dan akan datang," ujar Menpora pada kata pengantarnya di kediaman pribadinya di Komplek TNI Angkatan Udara Jatiwaringin Jakarta Timur. 

Perbincangan ini berlangsung kurang lebih selama 2 jam, para mantan atlet dan atlet ini memberikan kesan dan pesannya terhadap perjuangan Ibu Kartini. Salah satunya seperti yang dikatakan mantan atlet putri bulutangkis Susy Susanti bahwa perjuangan Ibu Kartini memberikan inspirasi bagi kaum perempuan Indonesia.

"Sekarang ini kesempatan berkarir di semua bidang bagi perempuan Indonesia sudah terbuka lebar dan tentu kita patut berterimakasih pada perjuangan Ibu Kartini. Dan kita melihat juga bahwa Indonesia pernah dipimpin oleh kaum perempuan, Megawati Soekarno Putri pernah menjadi Presiden, dan banyak sekali perempuan Indonesia yang berprestasi dan punya kemampuan untuk terus memberikan baktinya kepada bangsa Indonesia," jelasnya.

Susy juga mengatakan bahwa kesempatan untuk perempuaan saat ini sudah terbuka lebar untuk bisa menggeluti bidang apapun serta menentukan apapun pilihan hidupnya. "Saya melihat bahwa saat ini kesempatan untuk wanita sudah terbuka lebar. Banyak sekali wanita Indonesia yang beprestasi di bidangnya masing-masing," kata Susy.

Tak hanya itu, peraih medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa perjuangan Kartini di masa lalu telah membuat dirinya bisa lebih bebas menunjukkan bakatnya di bidang bulu tangkis.

"Berkat perjuangan Kartini, kita bisa bebas memilih apapun sebagai wanita. Saya sebagai wanita ingin memberikan sesuatu yang terbaik lewat bakat saya di bulu tangkis. Bulu tangkis ini tidak mudah, butuh kerja keras dan perjuangan. Berkat kerja keras, cita-cita saya sejak kecil untuk bisa menjadi juara dunia bisa tercapai," pungkasnya.