JEJAK HITAM PUTRA MAHKOTA

Dilema Sambut Investor Baru Newcastle United

Eka
 Dilema Sambut Investor Baru Newcastle United
Mohammed bin Salman (kiri) berjejer dengan Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Rusia Vladimir Putin (ist)

Newcastle, HanTer - Sebuah dilema menghantui Newcastle United tentang kedatangan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman sebagai investor baru klub tersebut. Hal itu dikatakan kolumnis asal Inggris, Oliver Holt, yang juga berprofesi sebagai wartawan senior di kantor berita Daily Mail.

Dalam artikelnya, Holt menilai kepergian Mike Ashley dari posisi sebagai bos Newcastle United membuka titik cerah terhadap klub tersebut. Sebab dengan diambil alihnya mayoritas saham oleh Putra Mahkota Arab membuat neraca keuangan klub dipastikan membaik.

Itu tak lepas setelah Mohammed bin Salman berani merogoh kocek 300 juta poundsterling atau setara Rp5,8 triliun. Dana segar yang dibawa Putra Mahkota dari Arab tentu saja membuka peluang bagi Newcastle United untuk melakukan revolusi, khususnya kekuatan tim musim depan.

Akan tetapi, ada sebuah dilema yang dituliskan Holt terhadap kehadiran Mohammed bin Salman. Sebab anak dari Raja Salman itu di duga terlilit hukum internasional setelah diduga turut menjadi aktor pembunuhan sadis jurnalis senior Arab Saudi, Jamal Kashoggi di Istanbul, Turki, 2018 lalu.

"Saya tidak menyukai apa yang diperjuangkan Ashley, tetapi terakhir kali saya melihat foto Putra Mahkota Mohammed bin Salman, orang yang akan menggantikannya, dalam berita, itu karena dilaporkan ada bukti bahwa ia telah mengesahkan pembunuhan itu," kata Holt dalam salah satu penggalan artikelnya.

Namun Putra Mahkota telah mengumumkan melalui jaksa penuntut umum Arab Saudi bahwa dia tidak tahu apa-apa tentang pembunuhan itu. Namanya tidak akan digunakan sebagai wajah pengambil-alihan tetapi dia memimpin PIF (Dana Investasi Publik Arab Saudi).

Di luar jejak hitam itu, kendali uang dari Mohammed bin Salman yang mengakuisisi Newcastle membuat cemas investor saingannya yang juga berasal dari Timur Tengah. Sebut saja Manchester City yang saat ini dimiliki Sheikh Mansour. Bahkan tak bisa dipungkiri bahwa The Maggpies, julukan Newcastle kini telah menjadi klub terkaya Premier League sejak di ambil alih Putra Mahkota.

Berbicara kekayaan Mohammed bin Salman diperkirakan punya harta senilai 7 miliar pound atau sekitar Rp136,8 triliun. Pria 34 tahun itu masih tertinggal 10 miliar pound dari Sheikh Mansour, yang diperkirakan punya harta 17 miliar pound atau Rp332,3 triliun.

Namun, kekayaan Mohammed bin Salman sangat berpeluang bertambah besar, mengingat statusnya sebagai Putra Mahkota. Sebagai catatan, keluarga kerajaan Arab Saudi ditaksir punya kekayaan senilai 1,3 triliun poundsterling. Jumlah itu lebih dari dua kali lipat nilai kekayaan keluarga Sheikh Mansour yang menguasai Uni Emirat Arab.

Tak ayal skuad bertabur bintang yang dikembangkan Manchester City di era Mansour juga berpeluang di ikuti Putra Mahkota dengan modal kekayaannya. Beberapa sosok telah didekati seperti bomber Harry Kane serta pelatih Massimiliano Allegri untuk didatangkan sang pangeran ke St James Park.