RAMPUNGKAN KOMPETISI DITENGAH PANDEMI

Serie-A Bisa Dimulai Bulan Depan

Eka
Serie-A Bisa Dimulai Bulan Depan
Selebrasi pemain Lazio saat menghadapi Juventus (ist)

Roma, HanTer - Dokter Spesialis penyakit menular Italia terkemuka menegaskan bahwa kompetisi Serie-A alias Liga Italia dapat kembali dilanjutkan pada bulan depan. Dengan catatan seluruh pertandingan digelar secara tertutup atau tanpa penonton serta didukung dengan langkah-langkah yang super ketat.

“Seperti keadaan hari ini, musim Serie A tidak dapat dilanjutkan, tetapi itu bisa dilakukan dalam waktu satu bulan, meskipun di balik pintu tertutup dan dengan langkah-langkah ketat,” kata Giovanni Rezza, direktur Departemen Penyakit Menular di Istituto Superiore, Sanità, kemarin.

“Setiap pembukaan akan kembali membawa beberapa tingkat risiko. Yang harus kita lakukan adalah menurunkan risiko sebanyak mungkin dengan menetapkan pedoman yang sangat kaku. FIGC sedang memikirkan langkah-langkah ini untuk mengurangi risiko seminimal mungkin bagi para pemain, staf, dan semua orang di komunitas sepakbola," jelasnya.

Pemain akan diuji secara teratur baik dengan penyeka dan tes darah untuk memeriksa status Covid-19 mereka, keberadaan antibodi dan kesehatan umum mereka. Pasukan akan disimpan dalam retret pelatihan untuk sisa musim ini untuk memastikan mereka terpisah dan diawasi dengan ketat.

Lazio ke Pengadilan
Ditempat terpisah, Lazio menjadi tim terdepan yang mendesak agal Liga Italia dilanjutkan. Sebelumnya sempat banjir wacana bahwa Serie-A akan dihentikan bila pandemi global penyebaran virus corona masih belum bisa dituntaskan di Negeri Pizza itu.

Namun bila liga benar-benar dihentikan maka klub yang berbasis di ibukota Roma itu akan menempuh jalur hukum, yakni memperkarakannya ke pengadilan. Hal tersebut dikatakan Arturo Diaconale selaku juru bicara Biancoceleste, julukan Lazio.

"Jika musim ini tidak sampai pada kesimpulan alami, yang berikutnya akan hancur juga, karena masalah ini akan berakhir di pengadilan. Saya harap lapangan memutuskan siapa yang menang, siapa yang kalah, siapa yang pergi ke Surga dan siapa yang masuk neraka," tegas dia.

Langkah itu dilakukan Lazio karena mereka menjadi salah satu kesebelasan yang berpeluang menggondol scudetto musim ini. Saat ini Biancoceleste bertengger di peringkat dua dengan mengemas 62 poin dari 26 laga yang telah dilalui. Tim asuhan pelatih Simone Inzaghi hanya tertinggal satu angka dari Juventus di puncak klasemen.

Seperti diketahui Sepakbola, khususnya Serie-A telah ditutup akibat masifnya pandemi global penyebaran coronavirus selama lebih dari sebulan dan saat ini direncanakan Liga Italia akan dilakukan untuk melanjutkan pelatihan di mulai 4 Mei, dengan pertandingan antara 27-31 Mei mendatang.