KISRUH DI TUBUH MANAJEMEN KLUB

Legenda Desak Bos Milan Pagari Paolo Maldini

Eka
Legenda Desak Bos Milan Pagari Paolo Maldini
Paolo Maldini (ist)

Milan, HanTer - Manajemen Elliott selaku pemilik mayoritas saham AC Milan akan melakukan perombakan besar-besaran di kursi manajemen. Diantaranya dengan menghilangkan dua jabatan, Direktur Teknik dan Direktur klub. Dimana keduanya dihuni legenda, Paolo Maldini dan Zvonimir Boban.

Desas-desus menghapusan dua kursi itu tak lepas karena manajemen Elliott dan CEO Ivan Gazidis ingin merampingkan struktur agar lebih efektif dan efisien. Nantinya kesemua jabatan itu akan diambil alih Ralf Rangnick yang juga berposisi sebagai manajer menggantikan peranan Stefano Pioli.

Boban yang sangat vokal untuk menentang, akhirnya didepak Manajemen Elliott. Tentu saja itu sungguh ironis didengar fans setia Milan, menyusul Boban merupakan legenda mereka. Dan ia rela resign dari struktural FIFA guna mengisi jabatan Direktur klub untuk membangkitkan kembali kejayaan Rossoneri, julukan Milan.

Rupanya perginya Boban membuat hati Maldini goyah. Sebelum didepak oleh manajemen klub, ia berencana untuk angkat kaki dari Giuseppe Meazza. Reaksi pun datang ihwal rencana Maldini yang ingin pergi dari klub abadinya. Salah satunya dicurahkan mantan rekannya di lini belakang, Alessandro Costacurta.

Ia meminta kepada manajemen Elliott dan Ivan Gazidis untuk memagari Maldini. Costacurta mengatakan bahwa mempertahankan Maldini akan menjadi sebuah keputusan tepat, apalagi ia mengenal betul karakter Maldini ketika masih bersama-sama membentengi lini belakang Rossoneri.

“Kita harus memastikan bahwa Paolo, yang pertama dan terutama adalah orang yang benar dan juga kompeten, memperoleh keterampilan yang belum dia miliki dalam perjalanan singkatnya," ujar Costacurta seperti dilansir laman Football Italia, Minggu (29/3/2020) kemarin.

“Dia akan menjadi orang yang tepat dan berkompeten. Anda bisa mulai lagi dari sana. Sampai beberapa bulan yang lalu, kami semua berpikir ada terlalu banyak manajer di Milan, terlalu banyak orang yang bisa mengatakan sesuatu."

"Kami berbicara tentang pemindahan saudara laki-laki saya; kita tahu kualitas dan temperamen Zvone (Boban -red). Gazidis tidak bodoh, jangan lupa apa yang telah dilakukannya. Dengan Paolo di sisinya, saya percaya bahwa Milan akan kembali sebagai pemenang," tegasnya.