PANDEMI GLOBAL VIRUS CORONA

Dunia Sambut Positif Penangguhan Olimpiade Tokyo

Eka
Dunia Sambut Positif Penangguhan Olimpiade Tokyo
Atlet Lompat Galah Swedia, Armand 'Mondo' Duplantis memahami ditundanya Olimpiade Tokyo (ilustrasi/ist)

Tokyo, HanTer - Reaksi dan apresiasi positif datang dari penjuru dunia setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) bersama Jepang sebagai tuan rumah penyelenggara akhirnya mengeluarkan keputusan pelik, ihwal penangguhan gelaran Olimpiade Tokyo yang semula di jadwal Juli hingga Agustus 2020, menjadi tahun depan.

Thomas Bach selaku Presiden IOC menuturkan, keputusan penangguhan akibat masifnya pandemi global virus corona alias Covid-19 merupakan sebuah langkah berat. Akan tetapi, pihaknya yakin akan ada cahaya besar dibalik penundaan itu. "Api Olimpiade ini akan menjadi cahaya di ujung terowongan," kata dia, kemarin.

Apresiasi terkait penangguhan Olimpiade Tokyo menjadi musim panas 2021 juga diberikan dari Negeri Paman Sam. Hal tersebut dikatakan CEO Olimpiade dan Paralimpiade Amerika Serikat, Sarah Hirshland. Menurut dia, langkah itu menjadi keputusan tepat meski diyakini cukup berat.

"Musim panas ini seharusnya menjadi puncak dari kerja keras dan impian hidup Anda, namun mundur dari kompetisi demi saling merawat komunitas kita dan sesama adalah hal tepat untuk dilakukan," ujarnya.

Senada dikatakan pemegang rekor dunia di nomor lompat galah cabang atletik asal Swedia, Armand 'Mondo' Duplantis. Ia mengaku cukup kecewa ketika melewatkan Olimpiade tahun ini. Akan tetapi, itu merupakan sebuah keputusan bersama ditengah pandemi global virus corona.

Namun penangguhan Olimpiade 2020 menjadi 2021 membuat Atlet berdarah Amerika Serikat itu pun kian berambisi dan lapar untuk mencatatkan sejumlah rekor baru pada pesta olahraga multi event empat tahunan yang berlangsung di Tokyo, tahun depan.

"Memang mengecewakan, saya tak bisa berlomba pada Olimpiade tahun ini, tetapi Anda harus memahami situasinya, memahami bahwa ada hal lebih besar ketimbang olahraga, dan saya kira kita akan menyelenggarakannya tahun depan," kata Duplantis yang digadangkan akan menyamakan kesuksesan Usain Bolt di Atletik.

Komitmen Sponsor
Dukungan bukan hanya datang dari kalangan atlet dan kontingen negara-negara peserta, melainkan juga dari sponsor. Sejumlah sponsor besar Olimpiade bahkan akan tetap menjalin kerjasama dengan IOC meski hajat besar tersebut ditangguhkan pada musim panas tahun depan.

Dilansir Reuters melalui Antara, para pakar yang mengetahui kesepakatan sponsor dan IOC mengatakan perusahaan-perusahaan sponsor Olimpiade Tokyo tidak akan meminta pengembalian dana sponsor miliaran dolar untuk Olimpiade akibat perhelatan itu ditunda.

Menurut perusahaan riset Global Data seperti yang dilansir Reuters yang dipantau di Jakarta, Rabu, empat belas perusahaan global termasuk Coca-Cola Co, Procter Gamble Co dan Intel Corp tahun ini menghabiskan 500 juta dolar AS dan telah berkomitmen hampir 4 miliar dolar AS pada kontrak tahun jamak yang menunjuk mereka sebagai sponsor papan atas.

Pada Selasa (24/3/2020) lalu, Olimpiade ditunda hingga 2021, yang pertama dalam 124 sejarah Olimpiade modern akibat pandemi virus corona yang memicu penutupan dunia usaha secara global.

Setelah pengumuman penundaan Olimpiade Tokyo 2020 itu, lima sponsor utama, Procter & Gamble, Intel, Airbnb, Coca-Cola dan Samsung Electronics menegaskan kembali komitmen mereka kepada Olimpiade ini. Sedangkan Bridgestone Corp menyatakan akan mencari "solusi kreatif".

"Sebagai sponsor setia Olimpiade, kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan IOC dan TOCOG (Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo) guna memastikan Olimpiade Berjalan sukses dan aman," kata juru bicara Coca-Cola seperti dikutip Reuters.