PANDEMI GLOBAL VIRUS CORONA

Tak Sejalan, Klub Swiss Putuskan Pecat Sembilan Pemain

Eka
Tak Sejalan, Klub Swiss Putuskan Pecat Sembilan Pemain
Alex Song (ist)

Sion, HanTer - Nasib tragis dialami sembilan pemain FC Sion. Dimana klub papan atas Liga Swiss itu memutuskan untuk memecat kesembilan pemain kunci mereka setelah tidak sependapat perihal wacana pemangkasan gaji pasca ditundanya liga domestik akibat pandemi virus corona.

Dilansir laman Eurosport, Jumat, dari sembilan pemain tersebut, empat diantaranya ialah pemain ternama seperti Johan Djourou, Pajtim Kasimi, Seydo Doumbia dan Alex Song. Nama terakhir tentu saja tidaklah asing di telinga para penggila sepakbola dunia.

Song merupakan pemain yang pernah merumput bersama sejumlah klub besar, seperti Arsenal dan Barcelona. Namun, status bintang yang di emban Song tak membuat kubu FC Sion luluh untuk meloloskannya dari pemutusan kontrak kerjasama.

Mantan pemain internasional Kamerun itu telah diberhentikan bersama dengan delapan pemain tim utama lainnya, setelah liga domestik mereka ditutup karena masifnya penyebaran virus corona alias Covid-19.

Kronologi pemecatan terjadi ketika Liga Swiss memutuskan untuk menangguhkan kompetisi pada 1 Maret lalu. Itu dilakukan berdasarkan keputusan dari pemerintah Swiss untuk melarang atau menggelar kegiatan massal, khususnya yang melibatkan lebih dari 1000 orang.

Alhasil Liga Swiss pun memutuskan untuk menangguhkan kompetisi sampai waktu yang belum ditetapkan. Melihat hal tersebut, FC Sion mengakui Covid-19 berdampak terhadap minusnya kas mereka sehingga sebagai alternatif, para pemain di potong gajinya.

Akan tetapi, sembilan pemain menolak langkah FC Sion. Ketegangan tersebut pun berujung terhadap pemutusan kontrak kepada pemain yang menentangnya. "Para pemain diduga telah menolak untuk menyetujui pemotongan gaji selama penangguhan berlangsung," demikian kalimat seperti dikutip Eurosport.