BURSA TRANSFER PEMAIN

Ighalo Bersedia Gajinya Dipotong Demi Dipermanenkan MU

Eka
Ighalo Bersedia Gajinya Dipotong Demi Dipermanenkan MU
Odion Ighalo (ist)

Manchester, HanTer - Banyak orang, bahkan penggemar Manchester United, mempertanyakan tentang sikap dari seorang Ole Gunnar Solskjaer ketika dirinya merekrut Odion Ighalo pada jendela transfer musim dingin, Januari lalu ke Old Trafford Stadium.

Banyak alasan mengapa kritik sempat menghampiri Solskjaer ketika merekrutnya.Pertama, pemain berposisi sebagai penyerang itu minim jam terbang, khususnya dalam memperkuat klub besar. Ia hanya meniti karir bersama klub medioker.

Kemudian, selama tiga musim Ighalo berkarir di Liga China yang notabene mempunyai sebagai liga buangan dari para pemain terkenal setelah tak dipakai lagi bersama klubnya di pentas Eropa. Selanjutnya, pada saat ini pemain berkebangsaan Nigeria itu telah menginjak usia ke-30 tahun.

Sederet hal tersebut membuat Solskjaer dibanjiri kritik, terutama dari para penggemar Setan Merah, julukan Manchester United (MU). Akan tetapi seiring berjalannya waktu, Ighalo mulai menjawab keraguan dengan kerap mencetak gol penting bagi kubu Setan Merah di berbagai ajang, di luar Premier League.

Dimana pemain yang dipinjamkan dari Shanghai Shenhua itu telah mengemas empat gol bersama Setan Merah. Dua di Liga Europa, dua lainnya Piala FA. Kepercayaan yang mulai diberikan kepadanya pun membuat sang pemain merasa betah untuk memperpanjang kontrak kerjasamanya di Old Trafford.

Bahkan dirinya bersedia potong gaji demi berseragam Setan Merah secara permanen. sebesar 6 juta poundsterling atau setara dengan Rp108 juta. Ole Gunnar Solskjaer pun mengakui tertarik untuk mempermanenkannya dengan menebus klausul terhadap Shanghai Shenhua.

"Dia (Ighalo -red) akan meningkat dan menjadi lebih baik. Dia memiliki kualitas yang kami lihat dalam dirinya dan kami membutuhkannya dan kami masih akan membutuhkan kualitas itu untuk musim depan, jadi mari kita lihat apa yang akan kita lakukan," ujar Solskjaer dikutip laman Sportsmail, kemarin.