All England 2020

Praveen/Melati ke Babak Dua Setelah Tundukkan Wang/Cheng

Hermansyah
Praveen/Melati ke Babak Dua Setelah Tundukkan Wang/Cheng
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Birmingham, HanTer - Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sukses melenggang ke babak dua turnamen bulu tangkis All England Open 2020 yang digelar di Arena Birmingham, Inggris, pada Rabu (11/3/2020). Menghadapi pasangan Taiwan, Wang Chi-Lin/Cheng Chi Ya, pebulutangkis Pelatnas Cipayung itu menang dengan skor 21-9 dan 21-18.

Gim pertama berjalan mulus bagi Praveen/Melati. Tanpa hambatan, Praveen/Melati yang menyandang status sebagai unggulan kelima itu terus mengumpulkan poin demi poin, hingga akhirnya menang dengan skor telak 21-9. Selanjutnya, tak berbeda dengan gim pertama, di gim kedua Praveen/Melati juga masih unggul. Walaupun lawannya memberikan perlawanan dan kedudukan sempat imbang 12-12, Praveen/Melati masih bisa mengatasinya.

Pertandingan itu pun ditutup dengan kemenangan Praveen/Melati 21-18 atas Wang/Cheng. "Kami sudah beberapa kali ketemu mereka dan kami sudah bisa mengantisipasi permainan mereka. Kami juga sudah siap dengan pertandingan ini, karena ada beberapa turnamen yang cancel, jadi persiapan kami ke sini lebih siap lagi," ucap Praveen usai laga.

"Kami mau enjoy saja di sini. Targetnya bisa lebih dari hasil tahun kemarin. Kami mau lebih mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya," tambah duet Melati Daeva Oktavianti itu.

Di babak kedua nanti, Praveen/Melati akan menghadapi wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, setelah mereka menundukkan wakil Kanada, Joshua Hurlburt-Yu/Josephine Wu dengan skor  21-16 dan 21-11.

Tim Indonesia melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti sebelumnya mengatakan memasang satu target juara seperti capaiannya di tahun lalu. Namun Susy tak menyebutkan secara spesifik sektor mana yang dibebani target tersebut.

“Target kami tetap satu gelar, mempertahankan yang tahun lalu. Tapi saya tidak menyebutkan sektor mana, karena tidak ingin membebani atlet tertentu. Memang yang paling berpeluang ada di sektor ganda putra. Tapi tunggal putra, ganda putri dan ganda campuran memiliki peluang yang sama. Untuk tunggal putri bukannya pesimis, tapi kami lebih realistis melihat persaingan di lapangannya,” ungkap Susy beberapa waktu lalu.