SFC Tagih Janji BOPI Selesaikan Utang dengan LIB

Eka
SFC Tagih Janji BOPI Selesaikan Utang dengan LIB
Para pemain Sriwijaya FC musim lalu (ist)

Jakarta, HanTer - Manajemen Sriwijaya FC mempertanyakan keseriusan dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang ingin bantu selesaikan utang di PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sebab, sampai saat ini belum ada langkah-langkah yang diambil BOPI. Padahal, saat manajemen Sriwijaya FC audiensi ke mereka, Ketua BOPI Richard Sam Berra menjanjikan mediasi dengan PT LIB untuk menyelesaikan tunggakan itu.

“Kami pertanyakan keseriusan BOPI dalam selesaikan utang PT LIB kepada klub. Sampai saat ini kami belum mendapatkan kejelasan kapan BOPI undang kami untuk mediasi dengan PT LIB,” ungkap Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin dalam keterangan tertulis kepada awak media, Selasa (10/3/2020).

Sebagaimana diketahui, BOPI janjikan mediasi dengan PT LIB untuk selesaikan utang kepada klub. Janji itu diutarakan Ketua BOPI Richard Sam Berra saat manajemen Sriwijaya FC audiensi di Kantor BOPI pada 13 Februari lalu. Bahkan Richard menegaskan kompetisi Liga 2 baiknya tidak dieksekusi dulu jika masalah utang belum beres sebelum kick off.

Dalam pembicaraan saat itu, Manajer FC Hendri Zainudin tidak meminta utang sebesar Rp3,4 miliar dibayar semua. Dia paham keuangan PT LIB karena itu jika mau dicicil gak masalah. Asal, semua jelas timeline pembayarannya.

“Sampai saat ini kami belum ada kata sepakat dengan PT LIB atau komitmen permohonan penyelesaian tagihan dengan PT LIB. Karena itu kami berkirim surat kepada BOPI untuk menagih janji mediasi antara kami dengan PT LIB. Kami menuntut agar rekomendasi Liga 2 tidak diberikan jika PT LIB tidak segera melunasi utang,” paparnya.

Sebelumnya, Cucu Sumantri selaku direktur utama PT LIB mengatakan, bahwa permasalahan terkait pelunasan dana subsidi sejumlah klub, termasuk Sriwijaya FC, akan dirampungkan secara bertahap. Hal itu dikatakan saat launching Liga 1 di Jakarta, pada pertengahan Februari lalu. "Tentu kami akan melunasinya secara bertahap," tegas dia.