IBL Pertamax 2020

Satria Muda Balas Kekalahan dari Pelita Jaya di Surabaya

Hermansyah
Satria Muda Balas Kekalahan dari Pelita Jaya di Surabaya
Melalui torehan 19 poin dan sembilan rebounds, Gary Jacobs Jr (kanan) mempersembahkan kemenangan bagi Satria Muda Pertamina, saat menghadapi Pelita Jaya Bakrie di seri keenam IBL Pertamax 2020, Minggu (8/3/2020)

Surabaya, HanTer - Tim basket Satria Muda Pertamina akhirnya mampu meraih kemenangan atas tim sekota Pelita Jaya Bakrie di seri keenam IBL Pertamax 2020 yang berlangsung di DBL Arena Surabaya, Minggu (8/3/2020). Anak asuh Milos Pejic itu menang dengan marjin 20 angka dari tim besutan Ocky Tamtelahitu melalui skor 88-68.

Bagi Satria Muda, kemenangan ini sekaligus sebagai pembalasan dari kekalahan yang dialaminya di seri keempat yang berlangsung di GOR Amongraga, Yogyakarta, pada awal Februari lalu. Kala itu, Sandy Ibrahim Aziz cs menyerah dengan skor 63-80 dari Respati Ragil Pamungkas cs.

Ini menjadi kemenangan kesembilan bagi Satria Muda di IBL Pertamax 2020 ini dari 13 laga yang sudah dilewati. Sedangkan bagi Pelita Jaya, ini merupakan kekalahannya yang ketiga sepanjang liga yang sejauh ini sudah memainkan 13 pertandingannya.

Gary Jacobs Jr, pemain impor Satria Muda yang sekaligus didapuk menjadi kapten tim, tampil cemerlang dengan menjadi topskorer, menorehkan 19 poin dan sembilan rebounds melalui 38:34 menit bertanding.

Sementara guard Pelita Jaya, Kevin Kardell Bridgewaters yang mengoleksi poin terbanyak yakni 24 angka, ditambah Dior Alexandros Lowhorn melalui torehan double-double yakni 20 poin dan 13 rebounds, belum mampu mengantarkan timnya mengoleksi kemenangan ke-10 nya pada musim ini.

Usai laga, Milos Pejic mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang terlah berjibaku ditengah lapangan mempersembahkan kemenangan, sekaligus membalas kekalahan dilaga sebelumnya. "Selamat kepada anak anak, mereka bermain bagus dan menang. Kami bisa menahan pemain kunci Pelita, pemain asing mereka," ucap Milos Peji.

Shooting guard Satria Muda, Rivaldo Tandra Pangesthio, mengatakan jika kemenangan ini berbasis permainan tim. "Kami bermain sebagai tim. Semua mau menjadi bagian dari tim, tidak egois," ucap pemain yang mencetak 11 angka dan tujuh rebounds pada laga tersebut.

Sementara itu, pelatih Pelita Jaya, Ocky Tamtelahitu mengakui bahwa permainan Satria Muda lebih bagus dari timnya. "Selalu ada fluktuasi dalam pertandingan basket, apalagi kami juga kehilangan Valentino yang cedera," kata Ocky.

Hal senada juga diungkapkan kapten tim Adhi Pratama Prasetyo Putra yang mengakui jika timnya bermain tidak seperti biasanya. "Kami bermain kurang bagus. Apalagi dalam transisi defense. Kekalahan ini menunjukkan ada kekurangan yang harus kami perbaiki," kata Adhi yang menorehkan tujuh poin dan rebounds itu.

Melalui kekalahan ini membuat posisi Pelita Jaya Bakrie tergeser keperingkat ketiga klasemen sementara dengan total poin 23 dari 13 laga yang sudah dilalui, di mana NSH Jakarta berhasil menyodok keurutan dua dengan selisih satu angka, hasil kemenangan yang diraihnya dari Bima Perkasa dipertandingan terakhirnya pada seri keenam ini.

Sedangkan kemenangan ini membuat Satria Muda tetap berada di urutan keempat dengan koleksi 22 poin dari 13 laga dan Indonesia Patriots bertengger diurutan teratas dengan mengumpulkan 24 poin dari 11 kemenangan dan dua kekalahannya dari Pelita Jaya Bakrie dan NSH Jakarta.