Menpora Apresiasi Moestopo dan FTPI Gelar Laga Tinju Amatir

Hermansyah   
Menpora Apresiasi Moestopo dan FTPI Gelar Laga Tinju Amatir
Audiensi Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Universitas Moestopo) dan Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) kepada Menpora RI

Jakarta, HanTer - Dalam rangka untuk menggairahkan olahraga tinju di tanah air, Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Universitas Moestopo) dan Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) akan menggelar pertandingan tinju.

Agenda tersebut diketahui pasca kedua lembaga tersebut melakukan audiensi terhadap Menpora RI Zainudin Amali di kantor Kemenpora, pada Selasa (3/3/2020) lalu.

"Terima kasih atas waktunya Pak Menpora. Kami bermaksud untuk menyelenggarakan pertandingan tinju. Kita ingin menggairahkan olahraga tinju di tanah air dan menumbuhkan bibit-bibit baru. Kita akan menggelar pertandingan pada 18 April 2020 di Universitas Moestopo," kata Ketua Pembina FTPI, Paiman Raharjo dihadapan Menpora Zainudin Amali yang didampingi oleh Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti, Staf Khusus Pengembangan dan Prestasi Olahraga Mahfudin Nigara. 

 Paiman menerangkan, pertandingan tinju profesional nantinya akan memperebutkan dua sabuk emas. Sedangkan untuk amatir, lanjutnya, ada empat. Keempatnya itu merupakan binaan dari FTPI yang menampilkan atlet dari DKI Jakarta, Tangerang, Depok, dan Bogor.

"Ini juga dalam rangka menggali potensi-potensi para petinju amatir untuk tinju profesional. Kita lakukan event ini untuk menuju prestasi. Juga seperti programnya Pak Menpora, salah satunya memasyarakatkan olahraga. Kalau nanti sudah banyak bibit olahraga tinju, lalu nanti mencetak prestasinya bisa mudah. Di (Universitas) Moestopo sendiri, sudah banyak atlet lahir dari situ. Sekaligus event ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk berolahraga," tambah Paiman.

Sementara itu pada bagiannya, Menpora RI Zainudin Amali yang mendengar paparan dari Ketua Pembina FTPI, Prof Paiman Raharjo menyambut baik rencana pertandingan tinju tersebut. Dia juga mengapresisi kegiatan positif ini.

"Terima kasih, tentunya ini sangat baik. Saran saya, lakukan promosi dan publikasi, sehingga nantinya bisa berlangsung dengan meriah dan masyarakat akan tahu. Kalau boleh, coba diprogramkan misalnya (lokasi) saat Car Free Day. Mudah-mudan ini bisa berjalan dengan sukses dan berkesinambungan," jelas Menpora RI.