Jelang kompetisi Liga 1 2020

Liga 1 Diterjang Ruwet Hak Siar dan Sponsor Judi

Eka
Liga 1 Diterjang Ruwet Hak Siar dan Sponsor Judi
Seremoni peluncuran Liga 1/2020 (ilustrasi/ist)

Jakarta, HanTer - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjaring sponsor untuk meraup pemasukan sebanyak mungkin jelang bergulirnya kompetisi Liga 1. Salah satunya dengan membuka peluang kepada perusahaan media untuk menayangkan gelaran bergengsi sepakbola berjenjang kasta tertinggi tanah air musim ini.

Tercatat, dua perusahaan besar, yakni Elang Mahkota Teknologi (Emtek) dan Media Nusantara Citra (MNC) Group dipercaya PSSI melalui PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator untuk menayangkan seluruh kompetisi, baik di Liga 1, mapun Liga 2 musim ini.

Emtek sebagai pusat penyiaran dari beberapa stasiun televisi komersil seperti SCTV, Indosiar dan O'Channel lebih dulu mendeklarasikan bahwa mereka kembali dipercaya LIB untuk menayangkan kompetisi, khususnya Liga 1 secara ekslusif. Mereka juga akan menyajikan pertandingan melalui laman vidio.

Tak lama berselang, giliran MNC Group mendeklarasikan bahwa mereka juga mendapatkan hak siar secara ekslusif untuk menayangkan gelaran kompetisi Liga 1 dan 2 melalui platform MNC Vision Networks. Bedanya, mereka akan menyajikan melalui tv berlangganan berbasis DTH (Direct to Home) atau tv satelit.

Tayangan tersebut nantinya bisa disaksikan melalui saluran MNC Vision dan K-Vision. Dan deklarasi kedua perusahaan penyiaran tersebut dihadiri Komjen Pol M. Iriawan selaku Ketua Umum PSSI serta Cucu Sumantri sebagai Direktur Utama PT LIB.

Namun setelah adanya deklarasi dari MNC Group, PT Emtek memberikan pernyataan tegas. Hal itu disampaikan Direktur Programming Surya Citra Media, Harsiwi Achmad. Menurut dia, hak siar ekslusif Liga 1 2020 tetap berada dibawah genggaman Emtek melalui dua platform FTA (Free to Air), yaitu Indosiar serta Over the Top (OTT) via Vidio.

“Saya tidak mempelajari kontrak pihak sana (MNC). Namun, di kontrak kami memang mendapatkan hak eksklusif untuk FTA (Indosiar) dan OTT (Vidio). Itu eksklusif. Jadi, siapa pun yang menayangkan harus mendapatkan izin dari kami," tegas Harsiwi dalam peluncuran sponsor Liga 1/2020 di Jakarta, Senin (24/2/2020) lalu.

Menyikapi 'perang hak siar' antar kedua perusahaan kompetitor itu, PT LIB pun angkat bicara. Endri Erawan selaku komisaris PT LIB menegaskan bahwa MNC Group tidak mendapat hak siar secara ekslusif sebagaimana yang dimiliki PT Elang Mahkota Teknologi.

Ia menuturkan, MNC Group hanya diberkan izin menayangkan siaran melalui televisi berlangganan (DTH) serta streaming. Dan kini, jelas Endri, permasalahannya hanya di sektor streaming. LIB pun akan segera menyelesaikan polemik streaming antara MNC dan Emtek.

“Saya cukup tahu soal Emtek dan MNC, tapi belum terlalu mendalami. Intinya, FTA memang sudah milik Emtek. MNC itu tidak eksklusif dan cuma khusus pay TV (TV berbayar). Konfliknya muncul di streaming. Kami coba komunikasikan dengan keduanya. Streaming ini non-eksklusif," ujarnya Selasa (25/2/2020) kemarin.

Lebih lanjut, Endri mengatakan bahwa tidak ada hak eksklusif dalam tayangan streaming. Hal itu membuat PT LIB masih membuka untuk mencari perusahaan broadcaster lain guna menambah kas pemasukan mereka. Salah satu calon yang dibidiknya ialah Indihome.

“Mereka berdua bisa (menayangkan streaming). Bahkan, mau tambah satu lagi Indihome via Usee TV, tapi masih wacana. Sebab, arahan Ketua Umum PSSI itu meraih pendapat sebanyak-banyaknya dari sponsor," pungkasnya.

Sponsor Judi
Selain mengenai hak siar, PT LIB juga menegaskan akan memberikan sanksi kepada klub yang memakai rumah judi sebagai sponsor utama mereka. Hal tersebut dituangkan Cucu Sumantri melalui surat tertulis yang di edarkannya.

Sebab hal itu melanggar aturan yang telah ditetapkan, khususnya dalam upaya memerangi adanya dugaan praktik mafia bola didalam industri sepakbola tanah air. Dimana saat ini polemik itu tengah menyorot kesebelasan PS Tira Persikabo yang menggunakan label rumah judi online bernama SBOTOP.

"Adapun klub yang tetap melakukan ikatan kerjasama dengan pihak yang telah dilarang pada Peraturan sebagaimana tersebut, hal itu merupakan tanggung jawab klub sepenuhnya," jelas Cucu dalam keterangan tertulinya, kemarin.

#LIGA1   #HAKSIAR   #EKSKLUSIF   #LIB   #PSSI   #MNC   #EMTEK   #SPONSORJUDI   #PSTIRA   #SBOTOP