SELEKSI PELATNAS TIMNAS INDONESIA

Shin Tae Yong Beri Aturan Ketat di Luar Lapangan

Eka
Shin Tae Yong Beri Aturan Ketat di Luar Lapangan
Para pemain menjalani latih tanding (ilustrasi/ist)

Jakarta, HanTer - Aturan ketat diberikan Shin Tae Yong kepada para pemain Timnas Indonesia level senior. Bukan hanya porsi latihan yang dilakoni didalam lapangan, namun aturan tersebut juga diberlakukan ketika skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia, berada di luar lapangan.

Beberapa aturan ketat diberlakukan Tae Yong kepada anak asuhnya guna meningkatkan kedisiplinan dan menatap fokus sebagai pejuang yang akan bertempur di dalam lapangan hijau. Salah satunya ialah dengan menerapkan jam malam. Juru taktik berpaspor Korea Selatan keluar penginapan secara sembarangan saat periode pelatnas digelar.

Hal itu dilakukan agar pemain timnas Indonesia bisa konsentrasi penuh selama pemusatan latihan. Tae-yong, tak ingin ada anak asuhnya melanggar aturan itu. Bila ingin berpergian harus terlebih dahulu meminta izin kepadanya. Selain larangan keluar hotel, khususnya di malam hari, Tae Yong juga membatasi penggunaan ponsel terhadap para pemainnya.

Tentu saja, pola tersebut bukan pertama kali dilakukan Tae Yong. Ia juga menerapkan pola yang sama ketika mengasuh skuad Timnas Indonesia U-19 pada Januari lalu. Ia tak ingin program dan porsi latihan yang diberikan kepada anak asuhnya, berujung sia-sia akibat faktor yang berada diluar pantauannya.

Hal tersebut di akui salah satu pemain Timnas Senior, Asnawi Mangkualam. Namun ia merasa tak keberatan dengan aturan yang diberlakukan Tae Yong. "Paling lama keluar dari hotel itu pukul sembilan atau sepuluh malam. Selain itu, kami juga tidak boleh membawa ponsel ke tempat latihan," ujar pemain yang merumput bersama PSM Makassar itu, kemarin.

Seperti diketahui, Timnas Senior telah menikmati seleksi pelatnas dibawah asuhan Tae Yong selama empat hari. Dimana program tersebut telah bergulir sejak 14 Februari lalu di Stadion Madya Senayan, Jakarta. Di hari keempat, para pemain masih menjalani porsi latihan dengan semangat dan antusias.

Salah satunya di utarakan Nadeo Argawinata yang di plot sebagai penjaga gawang. Ia mengaku senang dan menikmati menu latihan dari tim pelatih kiper, Kim Hae Woon, dibawah komando Shin Tae Yong. "Pelatih selalu menyampaikan instruksinya dengan maksimal. Dapat membaca bahasa tubuh, meski sebenarnya sudah ada penerjemah," jelas Nadeo.

Di lain posisi, bek kanan Persebaya Surabaya, Koko Ari Araya akhirnya merasakan latihan bersama Timnas Indonesia. Pemain berusia 20 tahun itu terkejut dengan pemanggilannya oleh pelatih Shin Tae-yong dan senang akan gaya latihan dalam pemusatan latihan.

”Waktu itu, pagi hari ketika pemulihan, pelatih klub Aji Santoso bilang, saya dipanggi TC timnas. Saya tidak menyangka, soalnya saya baru bermain dua kali di Piala Gubernur Jatim 2020. Saya kan, masih muda. Namun, pelatih di klub Aji Santoso berpesan supaya saya jangan grogi, tidak malu dan bermain seperti biasa," jelasnya.