KOMPETISI LIGA ITALIA

Lazio Paksa Inter Milan Terjun Bebas dari Puncak

Eka
Lazio Paksa Inter Milan Terjun Bebas dari Puncak
Pertandingan Lazio vs Inter Milan (ist)

Roma, HanTer - Konsistensi Inter Milan akhirnya runtuh. Mengarungi lanjutan kompetisi Serie-A alias Liga Italia pekan ke-24, tim asuhan pelatih Antonio Conte harus menerima kenyataan pahit setelah dipaksa menyerah oleh Lazio dengan skor akhir 2-1 di Olimpico Stadium, Senin (17/2/2020) dini hari tadi.

Pil pahit tersebut pun membuat Inter Milan langsung mendapatkan pukulan ganda nan menyakitkan. Pertama, konsistensi dan dominasi mereka akhirnya gagal di pertahankan saat bertandang ke markas Lazio. Dan pukulan kedua, bahwa kekalahan membuat mereka terjun bebas dari singgasana puncak ke urutan tiga.

Posisi pertama berhasil di ambil alih kembali oleh Juventus setelah tim asuhan Maurizio Sarri membungkam Brescia dengan skor 2-0. Bianconeri, julukan Juventus mengoleksi 57 angka. Sedangkan peringkat dua diduduki Lazio dengan mendulang 56 poin dari 24 laga yang telah dilalui.

Kekalahan di Olimpico membuat Inter Milan terlempar ke peringkat tiga klasemen sementara dengan mengemas 54 angka. Sebelumnya, Inter Milan membuka peluang untuk mendapatkan tiga angka saat bertandang ke markas Lazio. Itu tak lepas setelah mereka unggul lebih dulu melalui Ashley Young.

Ya, Inter Milan membuka keunggulan 0-1 melalui Young yang baru saja di rekrutnya pada jendela transfer musim dingin dari Manchester United. Bek sayap berpaspor Inggris itu menyarangkan gol di penghujung babak pertama, atau menit ke-44. Skor tersebut bertahan bagi keunggulan Inter sampai turun minum.

Akan tetapi memasuki paruh kedua, Lazio berhasil bangkit. Tim asuhan pelatih Simone Inzaghi berbalik menghantam keperkasaan La Beneamata, julukan Inter Milan, dengan membalikkan kedudukan menjadi 2-1 sampai laga bubar melalui gol yang dilesakkan Ciro Immobile menit ke-50 dan Sergej Milinkovic Savic menit ke-69.

Usai laga, rasa kecewa terlihat begitu besar dari wajah Antonio Conte. Eks juru taktik Juventus dan Chelsea itu menilai, dari segi skema permainan, sudah sepatutulnya Inter Milan mampu mencuri tiga angka saat bertandang ke Olimpico Stadium. Akan tetapi, nasib berkata lain.

"Saya pikir kami telah memperlihatkan kinerja yang baik. Namun pada akhirnya itu adalah hasil yang saya tidak suka dan cara kami kebobolan dua gol, karena kami menghadiahkan mereka ke Lazio," kata pelatih kepada Sky Sport Italia. “Kami tidak sempurna, tetapi mau tidak mau dalam pertandingan besar ini, detailnya menjadi penentu," jelasnya.