JELANG OLIMPIADE 2020

Lifter Junior Diharap Dampingi Eko Yuli

Eka
Lifter Junior Diharap Dampingi Eko Yuli
Windy Cantika Aisah (ist)

Jakarta, HanTer - Regenerasi positif di cabang angkat besi belakangan ini diharapkan membawa imbas baik terhadap lifter junior binaan Pengurus Pusat Persatuan Angkat Berat dan Beban Seluruh Indonesia (PP PABBSI). Salah satunya mampu menembus tampil ke ajang Olimpiade 2020 yang berlangsung di Tokyo, Juli mendatang.

Setidaknya baru lifter senior mereka yang dinyatakan lolos ke Olimpiade Tokyo. Dia adalah Eko Yuli Irawan. Akan tetapi potensi dari junior untuk mendampingi Eko cukup besar. Kali ini PP PABBSI mengandalkan kekuatan dan jam terbang yang dimiliki Windy Cantika Aisah.

Windy, sapaannya, ditargetkan bisa mendampingi Eko Yuli pada kejuaraan multi event empat tahunan bergengsi sejagat di Negeri Sakura, Juli mendatang. Harapan itu muncul bukan tanpa alasan, sebab Windy yang merupakan lifter junior itu kerap tampil memukau pada beberapa kejuaraan internasional yang pernah diikutinya.

Pada SEA Games 2019 di Filipina, Windy yang turun di kelas 49 kg itu sukses menyumbangkan medali emas untuk Merah Putih dengan total angkatan 190 kg. Catatan tersebut sekaligus mempertajam rekor dunia remaja atas nama dirinya yang dibukukan di Kejuaraan Dunia Junior dan Remaja Oktober 2019 di Pyongyang, Korea Utara dengan total angkatan 186 kg.

Kendati begitu, prestasi tersebut lantas tak membuatnya aman lolos kualifikasi Olimpiade 2020. Windy masih harus mengikuti beberapa kejuaraan demi mendongkrak poin tampil di Tokyo. "Kita lihat perkembangannya nanti sampai April. Kalau Windy sudah oke bisa mengunci tiket," ujar pelatih kepala angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja, kemarin.

Salah satu kejuaraan pra-kualifikasi yang diikuti perempuan 17 tahun itu saat ini adalah Kejuaraan Asia Angkat Besi Junior 2020 di Taskhkent, Uzbekistan pada 13-19 Februari. Pada kejuaraan kualifikasi Olimpiade berkategori gold itu, Windy ditargetkan dapat menyamai hasil pada SEA Games 2019.

Adapun kesempatan lain untuk Windy mendongkrak poin, kata Dirdja, adalah beberapa kejuaraan regional di AS yang berlangsung Maret-April. Saat ini, Windy masih berada di peringkat ketujuh dunia, dan dia setidaknya harus tembus delapan besar serta tampil konsisten di berbagai kejuaraan demi mendampingi Eko di Olimpiade 2020.