Fajr International Tournament 2020

Dua Lifter Indonesia Berjaya di Iran

Eka
Dua Lifter Indonesia Berjaya di Iran
Eko Yuli Irawan (ilustrasi/ist)

Jakarta, HanTer - Dua lifter atau atlet angka besi Indonesia, Eko Yuli Irawan dan Triyatno sukses mengibarkan Merah Putih setelah masing-masing dari keduanya meraih tiga medali emas untuk angkatan Snatch, Clean & Jerk dan total angkatan pada kejuaraan bertajuk Fajr International Tournament yang berlangsung di Rasht, Iran, Senin (3/2/2020) kemarin.

Dalam kejuaraan yang juga menjadi salah satu babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 itu, Eko yang meraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tampil di kelas 67kg bersama Deni.

Dia merebut tiga emas dari Angkatan Snatch Snatch 138kg, Clean and Jerk 172kg dan Total Angkatan 310kg. Ini sesuai dengan target angkatan yang telah ditetapkan untuk mempertahankan posisi di peringkat kedua dunia.

Sementara Deni hanya kebagian dua perak dan satu perunggu. Dua perak diraih dari Angkatan Clean and Jerk 160kg dan Total Angkatan 285kg dan perunggu dari Angkatan Snatch 125kg.

Sedangkan lifter Turki, Bunyamin Sezer meraih perak angkatan Snatch 128kg, dan dua perunggu dari angkatan Clean and Jerk 148kg dan Total Angkatan 276kg.

Sukses Eko rupanya mampu di ikuti rekannya, Triyatno. Turun di kelas 73kg, Triyatno meraih tiga medali emas dari Snatch 136kg, Clean and Jerk 170kg dan total angkatan 306kg.

Sedangkan tiga medali perak diraih lifter Irak, Mohammad Qaddam Hamid dari angkatan Snatch 130kg, Clean and Jerk 162kg dan Total Angkatan 292kg.

Kepala Pelatih Tim Angkat Besi Olimpiade Indonesia, Dirdja Wihardja yang dihubungi melalyi telepon selular mengakui dari ketiga lifter yang tampil di Fajr International Tournament itu hanya Eko Yuli Irawan yang memenuhi target angkatan.

Sedangkan Triyatno yang meraih emas dan Deni belum memenuhi target. "Eko itu sudah memenuhi target total angkatan 310kg dan Deni belum memenuhi dari target total angkatan 315 kg. Begitu juga dengan Triyatno targetnya 330kg," kata Dirdja dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Menurut Dirdja, Deni dan Triyatno masih belum memenuhi target karena baru sebulan latiha. Namun, dia menyebut Deni dan Triyatno masih punya kesempatan untuk mengejarnya pada Kejuaraan Angkat Besi Asia di Kazakhstan, 7-15 April mendatang.

#Ekoyuli   #triyatno   #lifter   #angkatbesi   #emas   #iran   #fajrcup   #olimpiade   #2020   #tokyo