PSSI Diminta Konsentrasi Sukseskan Piala Dunia 2021

Eka
PSSI Diminta Konsentrasi Sukseskan Piala Dunia 2021
Menpora Zainudin Amali (Eka/HanTer)

Jakarta, HanTer - Pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tak henti-henti untuk meminta kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) agar terus memasang konsentrasi tingkat tinggi. Hal tersebut dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat menghadiri Kongres Tahunan PSSI di Bali, kemarin.

Sebagai rangkaian dalam melaksanakan mandat Presiden Joko Widodo terhadap dirinya yang didapuk sebagai Menpora RI periode 2019-2024, Amali meminta kepada PSSI agar berkonsentrasi penuh terhadap beberapa aspek, khususnya prestasi jelang berlangsungnya gelaran Piala Dunia FIFA U-20 tahun depan di tanah sendiri.

Sebab, bayangan mandat dari Jokowi tentang kalimat 'olahraganya ya pak' yang ditujukan kepada Amali, menjadi tanggung jawab besar yang patut dijalankan dan di realisasikan berupa ukiran prestasi bagi keberlangsungan timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.

Untuk itu, di sela menghadiri Kongres Tahunan PSSI yang berlangsung di Pulau Dewata, Amali berharap, hal tersebut membuat induk tertinggi sepakbola tanah air kian solid untuk memadukan visi misi, khususnya dalam pengembangan aspek prestasi maupun kesuksesan sebagai tuan rumah penyelenggara Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021.

"Kongres Biasa PSSI menjadi momentum bagi pengurus PSSI yang baru untuk menetapkan program organisasi dalam pembagunan dan pengembangan sepak bola. Pemerintah sangat mendukung upaya Federasi dengan sinergi," kata putra daerah asal Gorontalo itu seperti dilansir laman resmi PSSI, kemarin.

Bak gayung bersambut, Ketua Umum PSSI, Komjen Pol Mochamad Iriawan sangat mengapresiasi segala bentuk dukungan yang terus digencarkan kepemerintahan Presiden Joko Widodo dalam hal ini diwakili Menpora Zainudin Amali.

PSSI mengapresiasi dukungan pemerintah dalam pengembangan dan pembangunan sepak bola nasional. PSSI juga akan terus menjaga sinergi dengan pemerintah dalam persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021.

"Terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan terkhusus kepada kepada Menpora, atas komitmen dan dukungannya terhadap program PSSI ke depan, pembangunan infrastruktur berupa kantor PSSI dan pusat pelatihan tim nasional, serta asistensi dalam setiap kegiatan PSSI. Semoga sinergitas yang berjalan antara PSSI dan Pemerintah semakin memperkuat tumbuh kembangnya sepakbola nasional," kata Iriawan.

Terkait persiapan Piala Dunia U-20, Iriawan menegaskan, PSSI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah. "Persiapan terus dimatangkan. Bahkan PSSI secara khusus telah diundang dan hadir dalam rapat terbatas dengan Presiden dan sejumlah menteri di Istana," ujar pria yang karib disapa Iwan Bule itu.

Seperti diketahui, selain dihadiri Menpora Amali, Kongres PSSI juga hadir perwakilan KONI, KOI, Gubernur, Kapolda Bali dan Pangdam Udayana. Selain itu, juga delegasi dari AFC. Kongres berjalan lancar dan tertib dengan agenda laporan kegiatan PSSI tahun 2019 dan penyampaian program PSSI tahun 2020.

Pada Kongres Biasa ini, Komite Eksekutif PSSI memberi kesempatan kepada Komite Pemilihan untuk menyampaikan nama-nama komite di Komite Disiplin, Komite Banding dan Komite Etik yang disetujui peserta Kongres. Beberapa nama yang mengisi Komite Displin yakni Erwin Tobing sebagai Ketua dan Eko Hendro (Wakil). Adapun anggota Komdis diisi Khairul Anwar, Umar Husein dan Aji Ridwan.

Sementara Komite Banding diisi, Dr Triana Dewi Seroja (Ketua), Issac Marcus sebagai wakil, sedangkan anggotanya I Gde Pasek. Adapun Komite Etik dipercayakan kepada Bambang Usadi (Ketua), Markoni dan Ari Murgiantoro.