Daihatsu Indonesia Masters 2020

Fajar/Rian Sukses Gulung Salahsatu Wakil China

Hermansyah
Fajar/Rian Sukses Gulung Salahsatu Wakil China
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

Jakarta, HanTer - Ganda putra pelatnas Cipayung, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhak atas tiket babak perempat final Daihatsu Indonesia Masters 2020 usai menundukkan wakil China, Zhang Nan/Ou Xuan Yi, lewat pertarungan panjang selama 57 menit, dengan skor 21-10, 12-21 dan 21-19, saat berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). 

Menang mudah di game pertama, Fajar/Rian balik kehilangan game kedua dengan relatif mudah pula. Kondisi lapangan yang berangin dan perubahan pola permainan lawan membuat Fajar/Rian tak dapat mengatur permainan mereka. 

Di game ketiga, kedua pasangan saling menekan dan pertarungan semakin sengit. Fajar/Rian yang mampu tampil lebih konsisten, akhirnya mengamankan game ketiga. "Kami 'kalah angin' di game kedua, makin main drive, makin berkurang kualitasnya. Lawan juga jadi cari serangan lewat permainan depan. Kami kalah di permainan depan, kebanyakan defense, jadi bumerang buat kami. Di game ketiga kami lebih yakin saja meski banyak ketinggalan. Kata koh Herry (Iman Pierngadi), paksa terus, main berani dan nekad saja," tutur Fajar usai laga. 

Rian juga memuji penampilan Ou yang begitu percaya diri dan sebagai pemain muda, ia bisa meng-cover Zhang yang lebih senior. "Ou mainnya nothing to lose, nggak gampang mati sendiri dan no lob-nya bagus. Dia juga berani main depan," tutur Rian. 

Di babak perempat final, Fajar/Rian akan berhadapan dengan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark. Fajar/Rian sementara tertinggal 0-2 dalam catatan rekor pertemuan dengan Astrup/Rasmussen. 

"Sekarang kami mau fokus mengembalikan kondisi karena dari kemarin main tiga game terus. Untuk besok, kami tidak mau memikirkan sudah kalah dua kali, tapi pelajari lagi kelebihan dan kelemahan lawan dan cari solusi bersama pelatih," jelas Rian. 

Sementara itu, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan juga melangkah ke perempat final setelah mengalahkan Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan), dengan skor 21-19 dan 22-20.