PELATNAS TIMNAS INDONESIA U-19

Shin Tae Yong Bocorkan Kriteria Khusus untuk Lolos Seleksi

Eka
Shin Tae Yong Bocorkan Kriteria Khusus untuk Lolos Seleksi
Para pemain menjalani seleksi hari ketiga Timnas U-19 (dok.pssi)

Cikarang, HanTer - Program seleksi dan juga pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Timnas Indonesia U-19 telah memasuki hari ketiga, pada Rabu (15/1/2020) kemarin. Tinggal dua hari lagi bagi jajaran pelatih untuk melakukan penyaringan terhadap pemain yang akan di tempa pada pelatnas jilid dua. Sebab Pelatnas jilid 1 akan berakhir Jumat (17/1/2020) esok.

Shin Tae Yong selaku juru taktik Timnas Indonesia pun memberikan sebuah jawaban dan kisi-kisi terhadap pemain yang akan diberi kesempatan untuk lolos dalam tahap seleksi dan kembali tampil pada pelatnas jilid kedua. Selain tangguh fisik dan mental, ada klu lain yang menjadi pertimbangannya. 

Diantaranya determinasi, komunikasi yang baik serta komitmen tinggi berupa pengorbanan penuh saat tampil, baik dalam sesi latihan maupun pertandingan. Bila para pemain mampu menjalankan kriteria yang di inginkan Shin, bukan tak mungkin hal tersebut memastikan tempat bagi si pemain untuk mendapat tempat dibawah komando juru taktik Korea Selatan itu.

Kesemua itu nantinya akan di putuskan oleh Shin dan jajaran pelatih usai sesi akhir seleksi. “Pertama kali yang saya lihat adalah kemampuan masing-masing pemain dan  memang pastinya dilihat juga pengorbanan diri dan daya juang mereka di lapangan. Itu yang akan terus dilihat dan dipantau hingga Jumat nanti," kata Shin Tae Yong, Rabu (15/1/2020) kemarin.

Seperti diketahui, Shin Tae Yong tidak turun langsung untuk mengasuh para pemain Timnas Indonesia U-19. Tugasnya telah di supervisi oleh Gong Oh Kyun selaku pelatih kepala yang menggantikan peranan Fakhri Husaini, dan di dukung dua asistennya, Nova Arianto serta Sahari Gultom.

Dalam sesi seleksi kali ini, terlihat wajah baru, dia adalah Irfan Jauhari yang pada kompetisi Elite Pro Academy U18 tahun lalu tampil sebagai pencetak gol terbanyak untuk timnya, Bali United U18. Irfan tergabung di tim kuning yang dikomandoi oleh Indra Sjafri, tampil baik saat melawan tim merahnya Nova Arianto.

Shin Tae Yong mengatakan, dalam sesi gim internal ini ada peluang terbuang, “Namun untuk saat ini saya tak dapat memperbaiki itu semuanya karena ini masih dalam tahap seleksi untuk menentukan 30 orang. Berikutnya, mungkin baru kami bisa mencari kesalahan-kesalahan yang bisa diperbaiki setelah TC berikutnya,” jelasnya.

Ia juga mengutarakan filosofi sepakbola yang dibawanya. “Saat ini belum bisa saya terapkan, namun saya memang suka permainan sepakbola praktis. Yaitu dengan mengandalkan umpan pendek serta sesekali long pass. Tim juga harus bisa membuat pertandingan selalu menang,” tuturnya.

Sementara itu, disisi pemain, Rizky Ridho mewakili teman-teman yang lainnya, mengatakan gaya kepelatihan dari Shin Tae Yong itu tegas, dia ingin para pemain bisa berjuang, punya daya tempur yang bagus diatas lapangan.

“Coach Shin juga selalu mengingatkan kami, untuk terus berkomunikasi dengan sesama pemain, kami harus paham dan tahu posisi pemain lain. Yang jelas tidak ada masalah, sesuai pesan pelatih kami sebelumnya, kami harus bisa langsung beradaptasi, siapapun pelatihnya. Dan selalu mengambil pelajaran dari pelatih manapun,” kata Ridho.

Proses seleksi untuk Timnas Indonesia U-19, akan berakhir pada Jumat (17/1/2020). Nantinya pemain yang lolos seleksi akan dikerucutkan menjadi 30 nama dan akan melanjutkan pemusatan latihan di Thailand. Tim ini dipersiapkan untuk mengarungi turnamen AFF U19 yang akan berlangsung di Indonesia beberapa bulan kedepan.