Jelang ASEAN Para Games Filipina 2020

Catur Ditarget 10 Emas

Hermansyah
Catur Ditarget 10 Emas
Pelatnas catur NPC

Solo, HanTer - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia pada APG Filipina akan memberangkatkan 300 atlet, baik putra maupun putri. Mereka bakal tampil di 16 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Ke-16 cabang olahraga tersebut antara lain adalah panahan, renang, balap sepeda, judo, goalball, angkat berat, basket, tenis meja, catur, boccia, bola voli, para triatlon, atletik, badminton, dan tenis.

Untuk catur itu sendiri, NPC menargetkan 10 medali emas melalui cabang olahraga yang kerap menjadi juara umum sejak 2011 lalu itu pada pesta olahraga multieven bagi disabilitas ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina, pada Maret mendatang.

Hal tersebut diamini oleh Teddy Wiharto, selaku pelatih catur NPC Indonesia di sela Pelatnas Catur di hotel Kusumo Sahid Solo, Senin (31/1/2020). "Kami, cabang catur APG 2020 Filipina memang ditargetkan bisa merebut 10 emas, tujuh perak, dan enam perunggu," ucapnya.

Teddy juga mengatakan jika catur Indonesia telah menyiapkan 18 atlet yang terdiri sembilan putra dan sembilan putri. Mereka bakal bertanding pada nomor tuna daksa, tuna netra B1 (total), dan tuna netra B2 (low vision). Nantinya di APG Filipina, catur akan mempertandingkan 36 nomor baik putra maupun putri. Bahkan di APG Filipina ini, ada tambahan nomor baru di cabang ini yang dipertandingkan, yakni blitz.

Lawan terberat bagi Indonesia, menurut Teddy, masih dari tuan rumah untuk kategori putra, sedangkan disektor putri, tim yang mesti diwaspadai adalah Vietnam. "Namun, Indonesia tetap optimistis bisa merebut juara umum pada cabang catur APG Filipina ini," kata Teddy.

Cabang catur, sejak 2011 hingga sekarang, Indonesia sudah menjadi langganan juara umum. Pada APG 2017 di Malaysia, Indonesia berhasil merebut 14 medali emas dari 24 nomor yang dipertandingkan. Indonesia kemudian menjadi tuan rumah pada ASIA Para Games 2018 berhasil merebut 11 emas sekaligus menjadi juara umum. "APG Filipina diharapkan perolehan medali emas lebih dari yang ditargetkan, sehingga Indonesia bisa menjadi juara umum," katanya.

Lebih lanjut Teddy menjabarkan bahwa pecatur Indonesia yang berpeluang meraih emas pada nomor tuna daksa putra adalah Maksum Firdaus (MF), Tirto (MI), Bayu Ekowanto (MN), sedangkan bagian putri, Nasip Farta Simanja, Roslinda Manurung, dan Yuni.

Pada nomor tuna netra B1( total ) putra, pecatur Indonesia yakni Carsidi, Yadi Sopiyan, Indra Yoga, sedangkan bagian putri yakni Wilma Sinaga, Tita Puspita, dan Yustina Halawa. Sedangkan pada nomor tuna netra B2 putra pecatur Indonesia, yang berpeluang merebut emas adalah Gayuh Satrio, Adji Hartono, Zulkifli Umar, sedangkan bagian putri Aisah Wijayanti Putri, Mira Jatmika, dan Khairunnisa.

"Untuk nomor baru blitz yang bakal dipertandingkan, kami belum tahu kekuatan lawan. Namun, kami berharap nomor baru masih ada peluang untuk merebut tambahan medali," katanya.

Sementara itu, Presiden NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan untuk cabang olahraga catur persiapan para atletnya sebelum diberangkatkan ke APG 2020 Filipina sudah memasuki pra-even. Namun, lantaran dimundurnya pelaksanaan oleh pihak tuan rumah, maka Pelatnas kembali ke persiapan khusus.

"Namun, pecatur-pecatur NPC Indonesia kini semuanya sudah siap tempur. Justru dengan mundurnya jadwal even APG, mereka bisa lebih memantapkan teknik dan strategi untuk mengalahkan lawannya," kata Senny. Hermansyah