PEMAIN TERBAIK AFRIKA 2019

Sadio Mane Singkirkan Salah dan Mahrez

Eka
Sadio Mane Singkirkan Salah dan Mahrez
Sadio Mane (ist)

Hurghada, HanTer - Penampilan impresif dari seorang Sadio Mane, khususnya bersama Liverpool, pada akhirnya membuahkan hal positif dalam karirnya. Dimana pemain berkebangsaan Senegal itu dinobatkan sebagai pemain terbaik Afrika dalam malam penghargaan CAF Awards di Hurghada, Mesir, kemarin.

Ia menjadi pemain terbaik di benuanya setelah unggul suara dari kandidat lain yang meramaikan bursa seperti Mohamed Salah sebagai rekannya di Liverpool, Riyad Mahrez dan Pierre Emerick Aubameyang. Gelar tersebut pun turut memutus ambisi Salah yang bertekad meraih penghargaan ketiganya secara beruntun.

Adapun Mohamed Salah telah menyabet penghargaan tersebut dalam dua tahun terakhir, yakni pada 2017 dan 2018. Akan tetapi pada tahun ini giliran Mane yang mendapatkan gelar tersebut. Usai menyabet gelar, pemain berusia 27 tahun itu pun sangat bersyukur.

"Saya sangat senang dan bangga bisa memenangkan ini. Sepak bola adalah pekerjaan saya, saya menyukainya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga saya, tim nasional saya, staf, federasi dan Liverpool Football Club . Ini hari yang besar bagi saya,” kata dia dikutip laman Talk Sport, Rabu (8/1/2020) kemarin.

Seperti diketahui, Mane telah mencetak 15 gol sejauh ini di 2019-20, dengan Liverpool 13 poin di puncak klasemen Liga Premier. Dan musim lalu, ia menyabet gelar sepatu emas bersama Pierre Emerick Aubameyang setelah kedua pemain sama-sama mengoleksi 22 gol.

Dalam perjalanan sebelum sukses seperti sekarang, Mane sendiri telah merasakan asam garam. Berasal dari desa kecil bernama Bambali di kota Sedhiou, Mane tinggal bersama pamannya karena orangtuanya memiliki banyak anak. Ia tidak bisa sekolah karena orangtuanya tidak memiliki biaya.

Mane pun mengisi hari-harinya dengan bermain bola di jalanan bersama teman-temannya setiap pagi dan sore hari. Pada saat remaja, Mane pun berkeinginan untuk dapat berlaga di Liga Inggris. Mimpi tersebut akhirnya terwujud setelah ia di rekrut Southampton dari Salzburg pada 2014 sebelum akhirnya pindah ke Anfield, 2016 lalu.