Jelang IBL 2020

Ronny: Tiga Pemain Impor SM Tak Sabar Berlaga di IBL 2020

Hermansyah
Ronny: Tiga Pemain Impor SM Tak Sabar Berlaga di IBL 2020
Tiga pemain impor SM untuk IBL 2020, Gary Jacobs Jr, Tyquan Scott, dan Elijah Foster

Jakarta, HanTer - Kompetisi basket kasta tertinggi bertajuk IBL 2020 akan berlangsung pada pekan depan. Satria Muda Pertamina, salahsatu tim terkuat, akan kehilangan empat pemain lokalnya pada musim ini, lantaran memperkuat tim nasional bernama Indonesia Patriots.

Namun, Wakil Presiden Bidang Bola Basket SM Pertamina, Rony Gunawan, pada Rabu (8/1/2020) mengatakan jika timnya siap melakoni musim IBL 2020, meski empat pilarnya tidak menggunakan jersey Satria Muda, lantaran sudah memiliki pemain lokal baru untuk menggati peran mereka.

Tak hanya itu, amunisi pemain impor yang dimiliki seperti Tyquan Scott, Elijah Foster, dan Gary Jacobs Jr juga dikatakan Ronny sangat mumpuni untuk musim ini, bahkan menurutnya integrasi ketiganya berjalan dengan cukup baik, Gary Jacobs Jr yang sebelumnya sudah tiga musim bermain di Indonesia mampu membawa Elijah Foster dan Tyquan Scott beradaptasi dengan baik di dalam maupun di luar lapangan. 

"Ketiganya secara terpisah mengaku antusias dan tidak sabar untuk menyambut musim baru bersama SM. Bermain bersama SM akan menjadi pengalaman pertama bagi Elijah Foster dan Tyquan Scott bermain di Benua Asia," ucap Ronny.

Musim 2020 juga akan menjadi musim perdana bagi Milos Pejic, pelatih berkebangsaan Serbia yang didapuk sebagai nahkoda SM Pertamina pada medio Oktober lalu. Sejak awal
Milos Pejic mengatakan bahwa fokusnya adalah membangun sistem yang baru dalam permainan SM Pertamina. 

“Saya gembira dengan persiapan yang kami jalani, semua pemain kami dalam kondisi yang fit. Setiap hari kami terus bekerja keras untuk jadi lebih baik disegala aspek,” ungkap Milos.

Ditanya mengenai target, Milos menjabarkan bahwa target utamanya adalah memberikan 100 persen pada setiap pertandingan. “Tim Satria Muda akan menjadi tim pejuang, fighter, sesuai dengan namanya. Dalam setiap pertandingan kami ingin selalu memberikan 100 persen yang kami miliki, ujarnya.

Presiden Klub Satria Muda Pertamina, Robbyanto Budiman secara terpisah menerangkan bahwa pada musim kompetisi ini Satria Muda Pertamina harus tetap menjadi tim yang kompetitif. “DNA Satria Muda adalah DNA juara, kami akan mencoba yang terbaik untuk merealisasikan hal ini, imbuh Robby.