NAPOLI 1-3 INTER MILAN

Napoli Era Gattuso Masih Kalah Jam Terbang

Eka
Napoli Era Gattuso Masih Kalah Jam Terbang
Romelu Lukaku menjadi bintang kemenangan Inter Milan (ist)

Naples, HanTer - Tekad Gennaro Gattuso untuk mempersembahkan kemenangan bagi Napoli dihadapan puluhan ribu fans, gagal terwujud. Sebaliknya sang juru taktik harus menahan malu setelah pasukannya dipermalukan 1-3 oleh Inter Milan ketika keduanya bentrok di San Paolo, Naples, Selasa (7/1/2020) dini hari WIB.

Kekalahan tentu cukup terlihat bahwa seorang Gennaro Gattuso kalah jam terbang dibandingkan dengan lawan dibawah asuhan pelatih Antonio Conte. Dimana sebelum masuk era Gattuso, I Partenopei, julukan Napoli, kerap memperlihatkan keperkasaan, khususnya saat menghadapi sejumlah klub raksasa.

Salah satunya Inter Milan. Pada musim lalu, I Partenopei menjaga dominasi mereka sekaligus keangkeran San Paolo. Klub yang bermarkas di Naples itu membungkam Inter Milan dengan skor meyakinkan 4-1 ketika keduanya bentrok di tempat yang sama pada pertemuan sebelumnya atau pada Mei 2019.

Namun lain cerita musim ini. Ditengah inkonsistensi, Napoli juga masih berada dalam masa transisi sejak didepaknya Carlo Ancelotti dan digantikan Gattuso di San Paolo Stadium. Tentu saja hilangnya konsistensi membuat Napoli terlempar ke peringkat delapan.

Usai laga, Gattuso mengakui Napoli membuat banyak kesalahan yang seharusnya bisa mereka hindari dalam kekalahan kandang 3-1 dari Inter Milan. Salah satunya yaitu tidak ada jangkauan atau suplai bola dari lini tengah.

Sejak mengambil alih peranan Carlo Ancelotti pada bulan Desember, Gattuso telah menelan dua kekalahan Serie A di kandang dan kemenangan di penghentian waktu di Sassuolo. Partenopei kini berada di urutan kedelapan bersama Torino dengan 24 poin, sudah terpaut 10 poin dari posisi Liga Champions.

“Saya pikir itu adalah penampilan terbaik kami sejak saya tiba di sini. Bukan kebetulan bahwa tim ini belum pernah menang di San Paolo sejak Oktober, karena kami terus melakukan kesalahan murah, tetapi kami harus terus bekerja dan mendapatkan kembali kepercayaan kami," kata pelatih itu kepada Sky Sport Italia.

Lain cerita dengan Antonio Conte. Ia merasa puas atas hasil akhir kontra Napoli. Eks juru taktik Juventus dan Chelsea itu juga membuktikan bahwa konsistensi Inter Milan akan tetap terjaga sampai akhir musim guna mengejar sebuah impian panjang, merengkuh gelar Scudetto di pentas Serie-A.

Selain itu, ini juga menjadi kemenangan ke 100 di ajang Serie A dalam karirnya sebagai pelatih dan pencapaian pertamanya di Naples. "Statistik tidak begitu menarik bagi saya. Kami bermain dengan karakter, ini adalah permainan yang memberi kami lebih percaya diri dengan apa yang kami lakukan dan memungkinkan kami untuk maju dengan keberanian yang sama," tegas dia.

Seperti diketahui, dalam kemenangan itu tiga gol Inter Milan masing-masing di cetak Romelu Lukaku pada menit ke-14 dan 33. Kemudian disusul Lautaro Martinez yang mencetak gol penutup menit ke-62. Sedangkan satu gol hiburan tuan rumah dicetak Arkadiusz Milik menit ke-39.

Kemenangan membuat Inter Milan masih mengukuhkan diri di puncak klasemen dengan mendulang 45 poin dari 18 laga yang telah dilalui. Namun hal itu belum aman. Sebab Juventus terus menguntit dibelakangnya dengan jumlah poin yang sama.