GOLF

Empat 'Amunisi' Jadi Bekal Joyada Menuju Kursi 1 PGI DKI Jakarta

Eka
Empat 'Amunisi' Jadi Bekal Joyada Menuju Kursi 1 PGI DKI Jakarta
Joyada Siallagan (Eka/HanTer)

Depok, HanTer - Prestasi menjadi goal atau puncak dari hasil jerih pembinaan dalam sebuah cabang olahraga. Namun lain cerita, khususnya di tubuh cabor golf Indonesia yang nihil medali ketika bertarung pada ajang SEA Games ke-30 yang berlangsung di Filipina.

Akar masalah tentu bukan hanya disebabkan oleh Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI). Namun bila di runut, hal tersebut terjadi lantaran mandek atau tidak meratanya program pembinaan di sektor usia dini melalui pengurus cabor di setiap provinsi.

Menyikapi hal tersebut, Joyada Siallagan selaku founder CEPA Golf, pun turut prihatin. Di tengah keprihatinan itu, Joy, sapaan karibnya, akhirnya berani maju untuk mengajukan diri menjadi calon Ketua Umum PGI DKI Jakarta periode 2020-2024.

Langkah itu ditempuh bertepatan karena PGI DKI Jakarta sedang mencari sosok pemimpin baru untuk meneruskan tongkat estafet Ferrial Sofian yang masa jabatannya akan habis setelah menjabat ketua umum di Pengprov tersebut selama dua periode.

Ada alasan khusus mengapa Joy berani maju mencalonkan diri menuju kursi nomor satu di tubuh PGI DKI Jakarta. Dimana ambisi besarnya ialah menelurkan atlet-atlet golf berprestasi di masa depan.

"Kenapa saya mau? Karena saya pertama cinta golf dan hobi. Dengam kecintaan itu saya yakin bisa menjalankan program-program saya," kata dia saat ditemui di Emeralda Gold Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020).

Untuk menyukseskan program-program yang telah tersimpan dalam 'kantung sakunya' Joy pun mempunyai empat bekal sebagai amunisinya. Sehingga ia yakin ketika di percaya voters untuk memegang mandat sebagai Ketua Umum Pengprov PGI DKI Jakarta, program akan berjalan.

"Ada empat alasan (maju menjadi calon ketua umum Pengprov PGI DKI Jakarta -red). Pertama saya punya kepemimpinan, kedua kemandirian, saya punya network dan keempat, tentu komitmen," jelasnya.

"Dan yang terakhir itu menjadi kunci penting. Bila tidak ada komitmen yang begitu kuat, tidak mungkin tiga alasan sebelumnya mampu berjalan. Saya berkomitmen bagaimana bibit-bibit muda ini kita majukan. Dengan empat langkah ini saya yakin dunia golf bisa saya majukan," tegas Joy.

Seperti diketahui, Persatuan Golf Indonesia (PGI) provinsi DKI Jakarta akan mencari ketua umum baru periode 2020-2024. Ketum saat ini Ferrial Sofian sudah dipastikan tidak bisa maju lagi karena telah menjabat dua periode.

Pemilihan ketua umum PGI DKI Jakarta akan diadakan di Musyawarah Provinsi (Musprov) yang rencananya akan digelar 19 Januari mendatang di KONI DKI. Pendaftaran calon Ketum sudah dibuka.

Setiap calon ketum wajib mendapatkan dukungan minimal dukungan dari lima klub anggota PGI DKI Jakarta. Total ada 90 klub golf anggota PGI DKI Jakarta saat ini. Joyada sendiri mengklaim telah mendapatkan dukungan dari sejumlah klub.