Tonggak Hidup Bugar, SKJ Diharap Bangkitkan Daya Saing Warga Wakatobi

Eka
Tonggak Hidup Bugar, SKJ Diharap Bangkitkan Daya Saing Warga Wakatobi
Sejumlah siswa turut meramaikan rangkaian akhir SKJ Djadoel Kemenpora di Pantai Marina, Wangi-Wangi, Wakatobi, Sultra, Minggu (15/12/2019)

Wangi-Wangi, HanTer - Misi hidup sehat terus digerakkan pemerintah pusat ke seluruh pelosok daerah di Indonesia. Sebab bila masyarakat sehat dan bugar, hal itu berdampak meningkatnya daya saing di segala lini.

Mewakili pemerintah pusat, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), pun turut serta untuk menjalankan Inpres No 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang diterbitkan Presiden Joko Widodo.

Salah satunya dengan menggelar Senam Kebugaran Jasmani (SKJ) yang digelar di Pantai Marina, Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (15/12/2019).

Mewakili kehadiran Menpora Zainudin Amali di Wakatobi, Sekretaris Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Suryati, menuturkan alasan digelarnya kegiatan tersebut. Sebab SKJ merupakan sebuah olahraga massal yang bisa dilakukan siapa saja, kapan saja dan dimana saja.

Di mulai dari SKJ, ia berharap hal tersebut menjadi langkah awal bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, untuk hidup bugar yang berdampak terdongkraknya daya saing sehat.

"Tujuan utama kita tentu dalam rangka peningkatan kebugaran jasmani masyarakat Indonesia, khususnya di Wakatobi," kata Suryati saat menghadiri Festival & Lomba Senam SKJ Djadoel di Pantai Marina, Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (15/12/2019).

"Kita apresiasi yang sangat tinggi kepada pemerintah daerah melalui bapak Bupati dan segenap masyarakat Wakatobi yang luar biasa pesertanya, dan mungkin terbanyak dari rangkaian titik yang di laksanakan," sambung dia.

"Ini titik terakhir dan jadi memang begitu besar. Tidak hanya disini, tetapi di tiga pulau lainnya. Mudah-mudahan dengan animo masyarakat yang begitu antusias, seperti dikatakan para instruktur bahwa mereka cepat menyerap gerakan-gerakannya," jawabnya.

Ditempat yang sama, Bupati Wakatobi Arhawi mengatakan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah pusat yang memberi kepercayaan Wakatobi untuk menggelar Senam SKJ Jadoel seri terakhir program Kemenpora dibawah payung Ayo Olahraga dari Deputi Pembudayaan Olahraga.

Ia menuturkan, olahraga begitu penting untuk menumbuhkan daya saing masyarakat di wilayahnya. Sebab banyak potensi wisata, khususnya keindahan laut dalam Wakatobi yang perlu di eksplorasi guna menjual kembali nilai wisata dan membangun pertumbuhan ekonomi.

"Saya menyampaikan bahwa SKJ Djadoel ini sangat luar biasa dan selalu saya katakan bahwa Wakatobi ini bukan hanya punya wisata potensi bawah lautnya saja, tetapi didalamnya juga bagaimana industri olahraga harus didorong agar menjadi salah satu potensi untuk mendongkrak perekonomian daerah," ucapnya.

"Seperti mimpi kami juga, bahwa kami bercita-cita mudah-mudahan masyarakat kami akan memiliki daya saing, termasuk didalamnya bagaimana mempersiapkan generasi yang sehat. Nah, hari ini kita melaksanakan kegiatan (senam Djadoel -red) di Wakatobi, mudah-mudahan mimpi itu (membuat masyarakat sehat dan berdaya saing -red) akan terwujud," Arhawi mengakhiri.