SEA Games 2019

Pemerintah Naikkan Bonus SEA Games Dua Kali Lipat

Hermansyah
Pemerintah Naikkan Bonus SEA Games Dua Kali Lipat
Menpora Zainudin Amali, secara simbolis memberikan bonus kepada para atlet peraih medali SEA Games 2019 Filipina.

Jakarta, HanTer - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga mengapresiasi kerja keras atlet Indonesia dengan memberikan penghargaan/bonus berupa uang tabungan bagi mereka yang mendapatkan medali dipesta olahraga negara-negara se Asia Tenggara bertajuk SEA Games XXX 2019 Filipina.

Uniknya, acara pemberian penghargaan hanya berselang sehari pasca penutupan perhelatan tersebut, yakni pada Kamis (1212/2019) malam. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara langsung memberikan bonus tersebut kepada perwakilan atlet.

Pemberian bonus adalah bentuk apresiasi pemerintah untuk kerja keras atlet yang mampu memberikan medali emas, perak, atau perunggu untuk Indonesia. Berprestasi adalah keinginan setiap atlet yang menjadi utusan negara pada suatu event olahraga. Namun mendapatkan prestasi itu tidak mudah, di dalamnya terdapat kerja keras, latihan yang disiplin, serta kemampuan untuk menjaga kondisi tubuh agar terus sehat dan bugar.

“Kita patut berbangga, karena pada SEA Games 2019 ini menurunkan 60% atlet usia muda. Prestasi yang diukir disini menambah optimisme kita untuk event yang lebih besar lagi di depan”, ucap Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta.

“Dan ini juga adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada atlet, untuk memantik semangat atlet dalam mengejar prestasi di bidang olahraga”, tambahnya lagi. “Tidak hanya atlet saja yang akan diapresiasi oleh pemerintah, tentu juga pelatih dan asisten pelatihnya”, tukas Raden Isnanta.

Penyerahan penghargaan atlet dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Keolahragaan Tahun 2019 yang dihadiri oleh seluruh stakeholder keolahragaan Indonesia. "Ini adalah momen yang luar biasa dimana penyerahan bonus akan disaksikan langsung oleh orang-orang penting yang mengurus keolahragaan di Indonesia, baik untuk pembudayaan olahraga maupun untuk peningkatan prestasi olahraga nasional," tambah Isnanta.

Seperti diketahui, dalam event dua tahunan tersebut, kontingen Indonesia sukses membawa pulang total 267 medali dengan rincian 72 medali emas, 84 medali perak, dan 111 medali perunggu, melalui total 841 atlet dari 52 cabang olahraga yang diikuti.

Atas hasil tersebut, kontingen Merah-Putih harus puas berada di posisi keempat klasemen akhir SEA Games 2019 Filipina, di mana tuan rumah tampil sebagai juara umumnya, kemudian  Vietnam, dan Thailand. 

Adapun besaran nilai bonus yang diterima oleh para atlet berprestasi itu naik dua kali lipat dari SEA Games edisi sebelumnya, di mana menpora Zainudin Malai mengatakan bagi peraih emas perorangan mendapatkan bonus Rp500 juta, perak Rp300 juta, dan perunggu Rp150 juta.

"Saya sampaikan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, di mana peraih medali emas perorangan akan diberi apresiasi Rp500 juta, peraih perak Rp300 juta, dan perunggu Rp150 juta," ujar Menpora Zainudin Amali di Hotel Grand Sahid, Jakarta.

Sebelumnya, bonus yang akan diberikan Kemenpora besaran nilainya berbeda-beda tergantung setiap kualifikasi. Dalam SK nomor 64 tahun 2019 tentang pemberian apresiasi atlet perseorangan yang meraih medali emas akan diberikan uang tunai sebesar Rp200 juta, medali perak Rp100 juta, medali perunggu Rp60 juta.

Untuk atlet ganda yang mendapat emas akan mendapat Rp 160 juta, medali perak Rp80 juta, medali perunggu Rp48 juta. Sedangkan atlet beregu yang menyabet emas berhak memperoleh bonus Rp100 juta, medali perak Rp50 juta, medali perunggu Rp35 juta.

Namun, berdasarkan arahan presiden, nilai bonus yang diberikan lebih dari dua kali lipat. Jika emas perorangan Rp500 juta, perak Rp300 juta, dan perunggu Rp150, peraih emas ganda Rp400 juta, perak Rp240 juta, dan perunggu Rp120 juta.

Emas beregu Rp350 juta/orang, perak Rp210 juta/orang, dan perunggu Rp105 juta/orang. Selain pemain, pelatih dan asisten pun tak luput dari ganjaran bonus. Untuk perorangan dan ganda peraih emas Rp200 juta, perak Rp120 juta, dan perunggu Rp60 juta.

Pelatih beregu emas Rp300 juta, perak Rp180 juta, dan perunggu Rp90 juta. Untuk medali kedua dan seterusnya, emas Rp100 juta, perak Rp60 juta, dan perunggu Rp30 juta.

Indonesia berhasil melampaui target yang dibebankan pemerintah sebanyak 50 medali emas. Bahkan, target Presiden Joko Widodo yang berharap Indonesia meraih 60 medali emas pun berhasil terlampaui. 

"Saya kira kita harus berterima kasih pada pemerintah, kepada bapak Presiden Joko Widodo, karena dari Kemenpora yang disediakan sebelumnya tidak segitu, tapi Presiden menaikkan," kata dia.