SEA Games 2019

Ruselli Bikin Kejutan, Sukses Tembus Final Usai Tumbangkan Unggulan Pertama

Hermansyah
Ruselli Bikin Kejutan, Sukses Tembus Final Usai Tumbangkan Unggulan Pertama
Ruselli Hartawan

Manila, HanTer - Kejutan manis berhasil diciptakan tunggal putri Indonesia, Ruselli Hartawan. Ia berhasil menembus babak final SEA Games 2019 setelah mengalahkan unggulan pertama, Pornpawee Chochuwong (Thailand). Ruselli menang dalam tiga game dengan skor 21-16, 10-21 dan 21-18.

“Puji Tuhan banget bisa menang, karena nggak menyangka sama sekali. Saya senang banget, banget. Karena di akhir tahun bisa sampai ke final. Tadinya saya nggak ada bayangan bisa sampe ke final di perorangan ini. Pertandingan tahun ini saya belum ada yang bagus. Jadi bisa dibilang ini ajang pembuktian buat saya. Tapi nggak mau cepat puas, karena di sini kan baru level Asean sja, semoga kedepannya bisa lebih baik lagi,” ungkap Ruselli usai laganya.

Keikutsertaan Ruselli di nomor perorangan memang diputuskan pada saat-saat terakhir. Ia akhirnya dipasang main, untuk menggantikan Fitriani yang mengalami cedera.

Di game pertama Ruselli berhasil merebut kemenangannya dengan baik. Ia tercatat terus memimpin skor di lapangan. Namun memasuki game kedua, tunggal putri Pelatnas PBSI ini justru kalah jauh dengan 10-21.

“Game pertama saya lebih ke meladeni lawan. Dia juga kaya belum enak di game pertama dan masih mati sendiri. Kaya masih penyesuaian lapangan juga dia. Game kedua arah anginnya berbeda dan saya agak tertekan. Jadi banyak out juga,” jelas Ruselli.

Memasuki game penentu, Ruselli kembali berhasil menunjukkan kebolehannya. Ia terus unggul sejak skor 0-0 hingga merebut match point 20-14. Pertandingan sempat menegang manakalah Chochuwong merebut empat poin berurutan. Beruntung hal itu tak berlangsung lama. Ruselli kemudian membalas dengan merebut satu poin yang menjadi penentu langkahnya ke final.

“Game ketiga saya harus yakin ini adalah partai penentu, harus bisa menang. Mati-matian jangan mudah menyerah. Tadi agak nervous juga kaya pengen buru-buru matiin di poin-poin akhir. Kunci kemenangannya sabar, karena dia pemain serang. Sebisa mungkin defend saya harus ada colongan,” ujar Ruselli.

Selanjutnya di babak final, Ruselli masih menunggu lawan antara unggulan dua Nitchaon Jindapol (Thailand) dengan Selvaduray Kisona (Malaysia).

“Buat besok antisipasi lagi. Lawan Thailand belum pernah ketemu, kalau Malaysia pernah ketemu. Head to headnya kalah. Saya mau jaga badan saja supaya lebih fit dari saat ini. Dan jaga penampilannya,” katanya lagi.