Kemenpora Internasional Football Championship (KIFC) U-16/2019

Para Jawara Unjuk Kebolehan di KIFC U-16/2019

Hermansyah
Para Jawara Unjuk Kebolehan di KIFC U-16/2019
Raden Isnanta (tengah) bersama Pelatih U-23 Indra Sjafri dan komentator sepakbola kondang Yusuf Kurniawan


Bandung, HanTer - Kemenpora Internasional Football Championship (KIFC) U-16/2019, merupakan ajang yang mempertemukan para juara Nasional dari berbagai turnamen sepakbola yang digelar di Tanah Air.

Pertandingan yang cukup ketat diantara para kontestan, berlangsung di Lapangan Progresif, Bandung, Jawa Barat, sejak Rabu (27/11/2019) hingga 5 Agustus mendatang. Turnamen ini dianggap sarat gengsi karena mempertemukan tim-tim hebat dari berbagai kompetisi di Indonesia dan tim mancanegara seperti Malaysia, Thailand dan Filipina.

Pada hari pertama, yang digelar Rabu (27/11/2019), enam pertandingan digelar. Hasilnya: Empat laga berakhir imbang. Dua lainnya saling mengalahkan lewat perlawanan ketat. SBAI Calsi Allstar dan SSB R2 Solo berkesudahan 1-1. Akademi Persib ditahan Penang Sport juga dengan skor 1-1. Skor sama juga dibukukan TopSkor Indonesia melawan Kompas. 

Sementara Bali IFC yang unggul lebih dulu, harus kecolongan di detik akhir melawan Dream Come True dengan skor akhir 2-2. Sedangkan AS Darugu FC Malaysia ditekuk Malaya FC Filipina 4-2 dan Fossbi satu-satunya wakil klub Indonesia yang menang 2-0 atas Buapkhta FC Thailand.

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta yang langsung menonton setiap laga di hari pertama mengakui jika segenap pertandingan berlangsung ketat. "Ini tanda kompetisi dari yang terbaik. Yang menentukan kemenangan adalah jam terbang, karena mereka dipoles untuk berkompetisi," kata Raden Isnanta.

Pria asli Kulon Progo itu juga mengatakan jika ajang ini merupakan puncak dari para juara, sehingga turnamen ini berlabel Super Muda. "Disinilah Champions sejati ditentukan," ujar Raden Isnanta.

Apalagi, lanjut Raden Isnanta yang membuka turnamen ini, Rabu (27/11) menunjuk Persib sebagai tuan rumah. Orang tahu Persib Bandung merupakan peta tertinggi yang terbaik di sepak bola usia muda dan senior. Ia juga berharap turnamen ini bisa dimanfaatkan baik oleh masing-masing tim terutama untuk menambah jam terbang pemain dalam bertanding.

"Sesungguhnya ini medium bagi pemandu bakat untuk melihat yang terbaik di U-16. Saya berharap ini jadi ajang tahunan dan tidak hanya untuk putra, tapi juga melibatkan tim sepak bola putri kedepannya," harap Isnanta.

Meski demikian, sayangnya tidak ada tim pemandu bakat PSSI yang memonitor turnamen ini. Padahal menurutnya Kemenpora sudah memberikan undangan resmi kepada PSSI selaku induk semang sepak bola di Tanah Air. "Sebenarnya PSSI bisa memanfaatkan turnamen ini untuk memantau bakat pemain usia muda. Tapi, sejauh ini belum ada utusan dari PSSI yang mengintipnya," tuturnya.

Isnanta menambahkan pihaknya selaku perwakilan Kemenpora memiliki impian ajang ini ke depannya bisa diikuti oleh tim-tim asal Eropa hingga Amarika Latin. "Mudah-mudahan ke depan pesertanya tidak hanya dari negara Asia, tapi juga tim dari Eropa hingga Amerika Latin," pungkas Isnanta.

#KIFC   #Kemenpora   #Sepakbola   #Juara   #U16