Menang 1-0 dari Gillingham FC U-18

Garuda Select II Diklaim Alami Peningkatan Kualitas

Hermansyah
Garuda Select II Diklaim Alami Peningkatan Kualitas
Nico menjadi pencetak gol satu-satunya Garuda Select II kegawang Gillingham FC

Jakarta, HanTer - Garuda Select II menang tipis dengan skor 1-0 saat melakoni laga ujicoba melawan peringkat kesembilan di ajang Youth Alliance League Grup C, divisi ketiga dari kompetisi sepak bola Inggris U-18 Gillingham FC yang berlangsung di The Bauvill Stadium, pada Selasa (26/11/2019). Adalah Nico menjadi pencetak gol satu-satunya Garuda Select pada babak pertama, melalui sontekan cantiknya.

Direktur Teknik Garuda Select, Dennis Wise, menyatakan bahwa Garuda Select angkatan kedua mengalami peningkatan yang menakjubkan. Menurutnya, kerjasama dan koordinasi permainan Garuda Select baik saat menyerang maupun ketika bertahan memang terlihat sangat baik. Meski kalah usia dan postur para pemain Gillingham rata-rata jauh lebih besar, para pemain Garuda Select justru mampu merepotkan tim lawan.

“Selama beberapa bulan mereka di sini, saya melihat peningkatan yang sangat menakjubkan. Memang ada beberapa di antara mereka yang masih terlihat gugup. Tetapi saya melihat sendiri bagaimana mereka berjuang sangat keras untuk beradaptasi terhadap berbagai hal di sini. Itu penting untuk mencapai level yang diinginkan,” ucap Dennis Wise yang merupakan Mantan pemain Timnas Inggris yang juga mantan kapten Chelsea itu.

Sebelumnya, Garuda Select angkatan pertama kalah dari Gillingham. Ketika itu, tim yang diisi Supriadi, Andre Oktaviansyah, dan Sutan Zico, menyerah 0-2 kepada The Gills. Dari kekalahan tersebut, Dennis Wise melihat bahwa kelemahan tim ketika itu ada pada faktor fisik sehingga mantan legenda Chelsea dan tim nasional Inggris itu bersama Pelatih Kepala, Des Walker, benar-benar menekankan pada peningkatan fisik dan permainan kolektif tim angkatan kedua ini.

“Para pemain harus bisa bermain sebagai satu kesatuan, terutama di lini bertahan. Mereka harus mengerti organisasi pertandingan karena akan menjadi pertandingan berat. Selain soal bertahan, para pemain juga harus bisa keluar menyerang dan menciptakan peluang. Barulah setelah level organisasi permainan sudah terasa baik, maka selanjutnya adalah belajar skema lain,” lanjut Wise.

Dari pinggir lapangan, Wise bersama Walker pun terlihat kerap memberikan instruksi agar anak-anak asuhnya terus menguasai permainan dan hasilnya Garuda Select angkatan kedua mencatat kemenangan kedua dari enam kali pertandingan selama di Inggris. Kemenangan sebelumnya diraih saat mengalahkan MK Dons 3-2. Dalam empat laga lainnya berakhir seri dua kali dan kalah dua kali.

Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda.

Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan-lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale Milan. Hermansyah