TIMNAS INDONESIA U-19

Fakhri Izin Pamit Pasca Antar Lolos Piala Asia 2020

Eka
Fakhri Izin Pamit Pasca Antar Lolos Piala Asia 2020
Fakhri Husaini (ist)

Jakarta, HanTer - Kabar mengejutkan datang dari kubu Timnas Indonesia U-19. Baru saja dilanda euforia setelah berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-19/2020 di Uzbekistan, skuad Garuda Nusantara, julukan Timnas U-19, rasa cemas justru menghampiri mereka.

Itu tak lepas setelah Fakhri Husaini selaku juru taktik melangsungkan seremoni 'pamitan' dengan anak asuhnya setelah memastikan tempat ke putaran final pasca menahan imbang Korea Utara pada pekan terakhir babak kualifikasi Grup K yang berkesudahan 1-1 di Stadion GBK, Minggu (10/11/2019) lalu.

Fakhri pamit. Bukan hanya kepada pemain, hal tersebut juga diungkapkan kepada awak media dalam jumpa pers purna laga. Ada alasan mengapa kalimat tersebut dituangkan oleh dia. Itu tak lepas karena masa kontrak yang akan berakhir pada Desember mendatang.

Meski baru berakhir pada Desember mendatang, namun laga kontra Korea Utara berpeluang menjadi moment terakhirnya dalam menangani Garuda Nusantara. Sebab David Maulana dan kawan-kawan akan melakoni putaran final di tahun depan.

Ia masih belum tahu apakah bakal lanjut atau tidak untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia 2020. Apalagi, sang juru taktik juga masih berstatus sebagai karyawan di PT Pupuk Kaltim Bontang.

"Sudah selesai tugas saya sebagai pelatih timnas U-19 dengan berakhirnya kualifikasi ini. Jadi, saya berpesan ke pemain, siapa pun pelatihnya nanti di Piala Asia atau Piala Dunia, mereka harus tampil jauh lebih hebat dari yang mereka perlihatkan sekarang ini," kata Fakhri.

"Yang paling penting, saya sudah memberikan kontribusi maksimal, sudah memberikan rasa bangga ke seluruh pencinta sepakbola Indonesia."

"Setelah ini, bahkan besok, saya harus kembali ke perusahaan ke PT Pupuk Kaltim karena saya juga ada pekerjaan yang tidak kalah pentingnya juga. Saya punya tanggung jawab terhadap tugas-tugas yang dibebankan oleh perusahaan ke saya," jelasnya dikutip Goal.

Fakhri mengakui, dirinya memang mendapatkan promosi jabatan dari PT Pupuk Kaltim sebagai manajer Corporate Social Rensposibility (CSR). Artinya, tanggung jawab lebih besar bakal diembannya di perusahaan milik negara tersebut.

"Kalau dibilang lebih memilih mana, dua-duanya adalah tugas negara. Karena PT Pupuk Kaltim yang sekarang masuk dalam holding PT Pupuk Indonesia adalah milik negara juga," papar dia.

"Tentunya, akan ada prosedur lagi yang harus diikuti jika memang nantinya saya harus bertugas lagi ke timnas. PSSI mesti bersurat lagi ke direksi perusahaan saya, karena saya di sini sekarang juga atas izin dari direksi," jawabnya.

Di luar itu, Fakhri turut berharap agar PSSI tetap mengedepankan pelatih lokal andai saja dirinya tak lanjut lagi menukangi Garuda Nusantara.

"Rekomendasi saya adalah harus pelatih lokal, karena tidak ada pelatih manapun yang mengerti pemain lokal kecuali pelatih lokal itu sendiri. Jangan selalu merasa pelatih asing bisa lebih baik dari pelatih lokal," ujar Fakhri.

Melihat hal tersebut, Bagus Kahfi selaku salah satu punggawa Garuda Nusantara berharap Fakhri Husaini tetap bersama skuadnya. "Coach Fakhri sudah lama menangani tim ini dan saya juga sudah lama kenal coach Fakhri. Coach Fakhri pun cocok untuk melatih tim ini," tegas dia.

#fakhri   #husaini   #pamit   #timnas   #indonesia   #u19   #pialaasia   #2020   #uzbekistan   #koreadpr   #afc