FILOSOFI PERMAINAN MULAI HILANG

Eks Pemain Barcelona Kritisi Valverde

Eka
Eks Pemain Barcelona Kritisi Valverde
Ernesto Valverde (ist)

Catalan, HanTer - Meski sukses memuncaki klasemen pada dua ajang berbeda seperti La Liga Spanyol dan penyisihan grup Liga Champions, hal tersebut tak menggaransi kesempurnaan Ernesto Valverde selaku juru taktik Barcelona.

Di ajang La Liga atau Liga Spanyol, Barcelona memang bercokol di puncak klasemen. Akan tetapi itu bukan semata performa gemilang yang ditampillkan oleh skuad Valverde. Sebaliknya, itu lantaran sejumlah pesaing seperti Real Madrid dan Atletico Madrid, inkonsisten musim ini.

Hal tersebut merupakan sebuah kritik pedas yang dilontarkan mantan pemain Barcelona, Marc Crosas. Pria yang telah gantung sepatu sebagai pesepakbola profesional pada usia 29 tahun itu menilai ramuan Valverde dianggap abu-abu karena tidak bermain sesuai filosofi klub.

Tak ayal bila Crosas menilai Blaugrana kehilangan 'esensi' mereka sebagai klub dan sekarang kurang memiliki filosofi, dengan penekanan lebih besar pada kemenangan pada pemain bintang. "Barcelona telah menjadi tim abu-abu karena mencerminkan Pelatih mereka," kata Crosas, seperti dikutip Marca, kemarin.

"Valverde adalah Pelatih yang baik, dia telah melakukan hal-hal penting, dia telah memenangkan dua liga dengan semua yang diperlukan, tetapi dia adalah Pelatih abu-abu, seperti tim. Pertanyaannya bukan apakah Anda kehilangan esensi, esensi telah hilang," sambung dia.

“Barça adalah tim yang semakin tergantung pada bintang-bintang dan lebih sedikit pada tim. Itu tampak lebih dan lebih seperti Florentino (Perez) Madrid daripada sisi enam gelar Barcelona."

“Dikalahkan Levante? Ini adalah bukti dari Barcelona yang bermain sebagai tim tandang, dan tidak hanya musim ini. Ada Roma, lalu di Liverpool, para kuda hitam yang telah membungkam mereka. Saya tidak tahu apa yang terjadi karena perubahan drastis dari penampilan jauh dari rumah dibandingkan dengan Nou Camp," pungkasnya.