Ribuan Peserta Tampil di Herbalife Bali International Triathlon 2019

Ant

Denpasar, HanTer - Sebanyak 2.250 peserta yang berasal dari 29 negara termasuk Indonesia bakal turun pada Herbalife Bali International Triathlon 2019 di Sanur, Bali, Minggu (10/11) yang merupakan olahraga yang memadukan tiga cabang olahraga yaitu renang, lari dan balap sepeda.

"Herbalife Bali International Triathlon tahun ini mendapat sambutan yang cukup positif dari penggemar triathlon di tanah air. Hal tersebut dibuktikan dari jumlah keseluruhan peserta, 80 persennya merupakan warga Indonesia," kata Senior Director dan General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi di Bali, Kamis.

Menurut dia, kejuaraan yang telah masuk edisi kelima ini berbeda jika dibandingkan pada tahun-tahun pertama penyelenggaraan. Kejuaraan sebelumnya cenderung didominasi oleh atlet dari luar negeri. "Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan olahraga berskala internasional ini. Hal ini juga menjadi kontribusi kami dalam mengembangkan sport tourism dan mempopulerkan olahraga triathlon di Indonesia," ujar Andam Dewi menambahkan.

Penyelenggaraan Herbalife Bali International Triathlon pada tahun 2019, merupakan kegiatan olahraga internasional tahunan yang telah memasuki gelaran ke-12.

Tiga kategori yang dilombakan pada Herbalife Bali International Triathlon 2019, diantaranya, Olympic Distance Course yaitu renang sejauh 1,5 kilometer, bersepeda 40 kilometer dan lari 10 kilometer.

Kemudian Sprint Distance Course berenang sejauh 500 meter, bersepeda 20 kilometer dan lari lima kilometer dan 5K Fun Run. "Kegiatan ini akan diikuti oleh sejumlah peserta yang namanya tentu sudah tidak asing lagi di cabang olahraga ini seperti, Jauhari Johan dan Eva Desiana, aktris dan triatlit Kelly Tandiono," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pembangunan Sanur, IB. Gede Sidharta Putra mengatakan, penyelenggaraan Herbalife Bali International Triathlon diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan pariwisata berbasis olahraga dan dapat memberikan dampak positif dari sisi ekonomi masyarakat di Sanur.

"Kami berharap nantinya kawasan Sanur dapat menjadi rujukan utama penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala internasional seperti ini," katanya.