LIVERPOOL 10(p)-9 ARSENAL

Hujan Gol Hiasi Drama Anfield

Eka
Hujan Gol Hiasi Drama Anfield
Selebrasi para pemain Liverpool (ist)

Liverpool, HanTer - Pekan ini Anfield Stadium memperlihatkan sebuah pertandingan yang sangat dramatis. Itu terjadi ketika Liverpool selaku tuan rumah baru saja menjamu Arsenal pada babak 16 besar Piala Liga Inggris atau EFL Carabao Cup.

Tampil di kandang sendiri, tim asuhan pelatih Juergen Klopp nyaris tersingkir dalam gelaran itu. Namun pada akhirnya tuan rumah mampu memenangkan laga dengan skor akhir 10-9 melalui drama adu penalti, Kamis (31/10/2019) dini hari tadi.

Ya, Liverpool nyaris menuai kekalahan pertamanya di kompetisi domestik sekaligus tersingkir dari ajang Carabao Cup saat melakoni babak 16 besar melawan Arsenal di Anfield Stadium. Sempat unggul melalui gol bunuh diri yang dilakukan bek lawan, Shkodran Mustafi pada menit ke-6, tuan rumah dikejutkan dengan kebangkitan lawan.

Arsenal selaku tamu, bangkit dan membalikkan kedudukan menjadi 1-3 melalui gol Lucas Torreira menit ke-19 dan sepasang gol pemain berbakat sekaligus masa depan mereka, Gabriel Martinelli pada menit ke-26 dan 36. Liverpool memperkecil kedudukan menjadi 2-3 sebelum turun minum melalui hadiah penalti James Milner menit ke-43.

Memasuki paruh kedua, alih-alih menyamakan skor gawang Liverpool justru kebobolan untuk ke empat kalinya. Kali ini giliran Ainsley Maitland Niles yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menambah bayang-bayang tersingkirnya Liverpool di ajang Piala Liga Inggris (Carabao Cup).

Tertinggal 2-4 membuat Juergen Klopp selaku juru taktik coba mengubah komposisi serta merotasi pemainnya sebagai langkah mengembalikan stamina yang telah lelah. Diantaranya dengan memasukkan Curtis Jones pada menit ke-55 menggantikan Naby Keita. Rupanya pergantian itu membawa angin segar dan aura positif.

Meski tidak mencetak gol, namun kehadiran Curtis Jones berdampak setelah Liverpool memperkecil kedudukan melalui gol Alex Oxlade Chamberlain pada menit ke-58. Dan peranan Curtis mulai terlihat ketika sang pemain memberikan assists dari gol penyama Divock Origi menit ke-62.

Skor imbang 4-4 membuat tensi permainan kian panas dan menarik. Arsenal pun coba bangkit. Akhirnya tim tamu membuat publik Anfield kembali tegang ketika Joseph Willock mengubah skor menjadi 4-5 pada menit ke-70. Beruntung, sebelum laga bubar, Origi menyelamatkan wajah Liverpool melalui gol telat yang dilesakkan menit ke-90.

Skor 5-5 memaksa kedua kesebelasan harus menentukan kemenangan menuju babak delapan besar melalui drama adu penalti. Di fase itu, lima algojo Liverpool yakni James Milner, Adam Lallana, Rhian Brewster, Divock Origi dan Curtis Jones mampu menyelesaikan tugas dengan sempurna.

Dan drama penalti menjadi mimpi buruk Arsenal. Dari lima algojo yang di pilih Unai Emery, Daniel Ceballos selaku eksekutor keempat gagal menjalankan tugas dengan sempurna. Lain hal dengan keempat penendang lain, yakni Hector Bellerin, Matteo Guendouzi, Gabriel Martinelli dan Ainsley Maitland Niles yang menjalankan tugas dengan sempurna.

#Carabaocup   #anfield   #liverpool   #arsenal   #5-5   #10-9   #penalti   #klopp   #emery