Bidik Sejarah Baru, Mourinho Dikaitkan Tangani Arsenal

Eka
Bidik Sejarah Baru, Mourinho Dikaitkan Tangani Arsenal
Jose Mourinho (ist)

London, HanTer - Sebuah mimpi besar nampaknya berada dalam benak Jose Mourinho. Pria berkebangsaan Portugal itu sangat ingin menjadi orang pertama yang mencatatkan sejarah baru di tanah Inggris. Dimana The Special One, julukan Mourinho, bertekad meraih gelar bersama tiga klub berbeda.

Dilansir laman Daily Mail, Rabu (30/10/2019) kemarin, Mourinho mengakui bahwa ia ingin menjadi orang pertama yang mencatatkan itu, yakni meraih gelar bergengsi bersama tiga klub yang berbeda. Sebelumnya The Special One telah mempersembahkan trofi kepada Chelsea dan Manchester United.

Keinginannya itu tentu saja memberi sinyal bahwa sang pelatih akan kembali bekerja di tanah Inggris, khususnya pada pentas Premier League musim depan. Dengan begitu rumor perihal rencana dirinya untuk menggantikan Zinedine Zidane di kubu Real Madrid, mulai tertutup.

"Jose Mourinho  ingin menjadi manajer pertama yang memenangkan trofi utama di tiga klub Inggris - yang mungkin menarik bagi Arsenal. Bos Portugal tertarik untuk kembali ke Liga Premier dan The Gunners bisa menjadi salah satu tujuan dengan Unai Emery di bawah tekanan," demikian kalimat yang ditulis Daily Mail.

Seperti diketahui, dalam perjalannya di pentas Premier League, Jose Mourinho telah mengasuh dua klub besar, yakni Chelsea dan Manchester United. Kedua kesebelasan pun sukses menggenggam trofi ketika berada didalam asuhannya.

Mourinho memenangkan Liga Eropa dan Piala Liga Inggris atau EFL Carabao Cup bersama Manchester United serta tujuh trofi utama di Chelsea. Alhasil setelah sukses bersama dua klub itu, pelatih berusia 56 tahun tersebut mulai dikaitkan terarik menangani Arsenal.

Selain itu diungkapkan bahwa awal bulan ini Mourinho sedang memantau  situasi Tottenham ketika ia mencari rute kembali ke manajemen. Mourinho telah kehilangan pekerjaan sejak dipecat oleh  United Desember lalu, kurang dari setahun dalam kontrak baru yang akan berjalan hingga 2020.