Prestasi Darurat, Wacana Milla Latih Timnas Makin Kuat

Eka
Prestasi Darurat, Wacana Milla Latih Timnas Makin Kuat
Luis Milla (ist)

Jakarta, HanTer - Mewakili suara rakyat yang ada dibelakang mereka, sejumlah fans menumpahkan kekecewaannya. Terutama ketika Garuda, julukan Timnas Indonesia, berada dalam situasi darurat setelah peluang untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar nyaris tertutup.

Kekecewaan dilontarkan suporter Indonesia setelah menyaksikan penderitaan skuad Garuda pasca dipaksa menyerah dengan skor akhir 1-3 oleh Vietnam di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, kemarin. Sebab pil pahit itu mempersempit asa mereka untuk menjaga persaingan pada babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia di Grup G.

Kekalahan membuat Indonesia tak berkutik di dasar klasemen dan bahkan tanpa poin. Melihat kondisi yang makin darurat, tentu saja sejumlah fans terbesit kerinduan akan sosok Luis Milla Aspas. Mereka pun meminta kepada PSSI 'memulangkan' sang pelatih untuk menggantikan peranan Simon McMenemy.

Rupanya keinginan kuat pecinta si kulit bundar tanah air untuk melihat kembali racikan Milla mendapat respon positif dari berbagai pihak, khususnya pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Gatot S Dewa Broto selaku Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) mengatakan bahwa pihaknya juga prihatin atas anjloknya performa Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Sebab dalam empat pertandingan yang telah dilalui, skuad McMenemy menjadi bulan-bulanan lawan.

Melihat hal itu, ia pun berharap agar Ketua Umum PSSI terpilih pada periode 2019-2023 mampu menuntaskan pekerjaan rumah tersebut agar skuad Garuda kembali mengepakkan sayapnya, khususnya dari level Asia Tenggara terlebih dulu.

Berbicara kandidat, Gatot mengakui nama Luis Milla menjadi sosok terkuat yang di inginkan para pecinta bola tanah air. Bahkan ia membocorkan bahwa pelatih berpaspor Spanyol itu siap kembali ke Indonesia untuk kedua kalinya.

Ungkapan itu dipaparkan setelah Gatot melangsungkan perbincangan dengan Ade Wellington selaku eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI yang posisinya telah digantikan Ratu Tisha Destria.

"Saya baru saja kembali dari Spanyol kemarin dan saat ini masih transit di Ethiopia. Saya sudah bicara dengan Luis Milla lagi kemarin di Spanyol dan Dia pastikan lagi bahwa Dia sangat bersedia untuk kembali melatih ke Indonesia dan mengenai gaji sangat negosiable," kata Gatot meneruskan percakapannya dengan Ade, kemarin.

"Dia ingin kembali ke Indonesia karena sudah terlanjur Cinta  dengan Indonesia dan dia merasa Indonesia sangat mempunyai potensi besar ke kancah internasional minimal kancah Asia!!" sambung ungkapan yang dituangkan Ade kepada Gatot.

"Karena sudah terbukti Luis Milla merubah gaya permainan kita yang aggresive dan sangat percaya diri, buat Luis Milla tidak ada tim khususnya di Asia yg dia takuti asal tau bagaimana memakai strategi yang jitu dan membawa para pemainnya bermain percaya diri."

"Insya Allah ditangan Luis Milla Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya  diikuti 48 negara, Insyaallah Indonesia akan menjadi Salah Satu dari 8 negara perwakilan Asia yang akan mengikuti Kejuaraan Dunia di Amerika Serikat & Meksiko 2026," terangnya.