Garuda Muda Huni Grup 'Neraka' di SEA Games 2019

Eka
Garuda Muda Huni Grup 'Neraka' di SEA Games 2019
Indra Sjafri memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat menjalani sesi latihan (dok.pssi)

Jakarta, HanTer - Timnas Indonesia U-23 harus menerima kenyataan ketika mereka dipastikan berada di grup neraka. Tim asuhan pelatih Indra Sjafri mengisi Grup B yang dihuni beberapa kontestan kuat, diantaranya Thailand dan Vietnam.

Thailand merupakan pesaing terberat bagi Indonesia U-23 sebab mereka merupakan juara bertahan pada cabang olahraga sepakbola SEA Games edisi sebelumnya, yakni 2017 di Malaysia. Begitupun dengan Vietnam yang mempunyai kecepatan dan skill berkualitas.

Selain dua kontestan unggulan, tiga tim lainnya turut andil menghiasi persaingan di Grup B, diantaranya Singapura, Laos dan Brunei Darussalam. Sedangkan di Grup A bercokol tuan rumah Filipina beserta Malaysia, Myanmar, Kamboja dan Timor Leste.

Babak fase grup akan dimulai pada 26 November dan partai perebutan medali emas digelar pada 10 Desember 2019 mendatang. Regulasi SEA Games 2019 sendiri memperbolehkan setiap peserta menggunakan dua pemain senior plus 18 pemain U-22 pada kejuaraan multicabang itu.

Indra Sjafri mendaftarkan 40 pemain menuju SEA Games 2019 Filipina. Sebanyak lima pemain senior pun ditetapkan. Sesuai regulasi pula, hanya 20 pemain saja yang dapat bermain di ajang bergengsi antar negara Asia Tenggara tersebut.

Kemudian, untuk Tim Nasional Putri Indonesia berada di Grup B, bersama dua tim kuat, Vietnam dan Thailand. Sementara Grup A dihuni oelh tuan rumah Filipina, ditemani Myanmar dab Malaysia.

Cabang olah raga sepakbola putri akan terpusat di Stadion Binan. Pertandingan akan berlangsung pada tanggal 26 November-10 Desember 2019.