The Bandit Bertekad Pertahankan Gelar di One: Dawn of Valor di Istora

Eka
The Bandit Bertekad Pertahankan Gelar di One: Dawn of Valor di Istora
Pertarungan One: Dawn of Valor menyajikan sejumlah partai sengit di Istora.

Jakarta, HanTer - Juara Dunia ONE Welterweight Zebaztian "The Bandit" Kadestam dari Swedia bertekad untuk mempertahankan gelar dunianya ketika melawan Kiamrian Abbasov dari Kyrgyzstan di Istora Senayan, Oktober mendatang.

“The Bandit” bergabung dengan ONE Championship pada Mei 2017 dan merebut gelar juara dunia kelas welter pada November 2018. Saat ini Kadestam kembali ke tempat yang sama dimana ia memperoleh kemenangan untuk mempertahankan gelar kedua kalinya.

Kadestam mulai latihan Muay Thai ketika berusia 12 tahun, hingga kemudian memulai karir profesionalnya yang sukses dalam olahraga ini.

Selanjutnya, ia menjelajahi disiplin bela diri lainnya, ketika ia berlatih di Gym Pancrase di Stockholm, dan juga melakukan perjalanan ke Thailand dan Filipina untuk mempertajam kemampuannya di bawah seniman bela diri terkenal Ole Laursen.

Sementara Abbasov, calon lawannya, juara kelas welter GP pilihan utama dibesarkan oleh seorang ibu tunggal di kampung halamannya di Bishkek, ibu kota Kyrgyzstan. Di sana, ia memulai perjalanan seni bela diri dengan gulat Yunani-Romawi, dan kemudian menambahkan tinju ke dalam persenjataan bela dirinya.

Di awal karirnya, ia memenangkan dua kejuaraan turnamen, termasuk turnamen satu-malam pada Desember 2016, dimana ia mengalahkan tiga petarung berbeda dalam satu malam. Saat ini, ia adalah salah satu atlet seni bela diri terkemuka di Kyrgyzstan.

Dalam perjalanan terbarunya, Abbasov merusak debut promosi Yushin Okami, mengalahkan lawan Jepang-nya dengan KO. Sekarang dia menantang Kadestam untuk Gelar Juara Dunia ONE Welterweight.

Selain laga pamungkas yang mempertemukan The Bandit dengan Abbasov juga mempertandingkan sejumlah partai seru. Dimana pada kelas tambahan utama, Juara Dunia ONE Lightweight Kickboxing Regian "The Immortal" Eersel dari Belanda akan berusaha mempertahankan gelar dunianya melawan rekan senegaranya Nieky "The Natural" Holzken.

Terakhir, dalam pertandingan yang pasti akan menjadi favorit penonton, petarung kelas atas Indonesia Adrian "The Papua Badboy" Mattheis dan Stefer "The Lion" Rahardian akan bertarung dalam tiga ronde klasik antara sesama finishers yang menarik.