Prabowo Dukung Anies Gelar Balap Formula E di Ibu Kota

Sammy
Prabowo Dukung Anies Gelar Balap Formula E di Ibu Kota
Ajang balap Formula E (ilustrasi/ist).

Jakarta, HanTer - Upaya Gubernur DKI Jakarta dalam menjadikan Ibu Kota Jakarta sebagai tempat berlangsungnya ajang balap Formula E kerap didukung berbagai kalangan. Salah satu anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman, menilai, gelaran tersebut tentunya membawa keuntungan bagi Jakarta sebagai Ibu Kota negara.

"Nggak masalah soal Jakarta menjadi tuan rumah Formula E. Apalagi akan banyak keuntungan yang didapat atas digelar ajang balap tersebut. Salah satunya ya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," kata Prabowo di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2019).

Ia melanjutkan, meningkatnya PAD terutama dalam sektor pariwisata. "Itu cukup menguntungkan ya, diantaranya pemasukan dari segi pariwisata," ujarnya.

Terlebih kata dia, Gubernur Anies telah mengatakan penyelenggaraan Formula E pada tahun 2020 mendatang akan menggerakkan perekonomian hingga Rp 1,2 triliun di Indonesia, khususnya Jakarta.

Untuk itu politisi asal Gerindra ini meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mengoptimalkan peluang-peluang datangnya keuntungan tersebut.

"Terlebih biaya yang dikeluarkan untuk penyelenggaraan ajang balap Formula E tidaklah sedikit," ujar Prabowo.

Untuk diketahui, Formula E adalah ajang balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1 (F1). Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik sehingga bebas emisi, dan diadakan di jalan raya yang diubah jadi sirkuit sementara.

Gubernur Anies sendiri, mengaku sudah bertemu dengan pimpinan tertinggi dari pihak formula untuk membicarakan ketertarikkannya memboyong Formula E ke Jakarta, namun dia belum bisa memastikan kapan balapan itu akan digelar.

Bahkan dirinya juga sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berdiskusi mengenai rencana Pemprov DKI.

Disisi lain, DPRD DKI juga sudah menyetujui anggaran sebesar Rp360 miliar atau setara dengan 20,79 juta poundsterling.

Anggaran itu disetujui dalam pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) untuk rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 pada Selasa (13/8/2019) sore.

Anggaran tersebut lebih banyak dari yang diajukan Pemprov DKI. Pengajuan sebelumnya sebesar Rp345,9 miliar dengan menggunakan kurs dollar AS, yaitu 24,1 juta dollar atau 20 juta poundsterling.