Paragliding TRIP Of Indonesia (TROI) 2019

Arief: TROI Membuka Peluang Bagi Daerah Membuka Spot Baru Destinasi Wisata

Hermansyah
Arief:  TROI Membuka Peluang Bagi Daerah Membuka Spot Baru Destinasi Wisata
Paragliding TRIP Of Indonesia (TROI) di Batang 2019

Wonosobo, HanTer - Setelah sukses dengan penyelenggaraan Paragliding TRIP Of Indonesia (TROI) Seri I tahun 2019 yang berlangsung di Batang pada 25-28 April lalu dengan mencatat zero accident, program Kemenpora melalui Deputi pembudayaan Olahraga itu akan kembali menggelar Seri II di Wonosobo, pada 28-30 Juni 2019.

Mengambil lokasi lomba di Bukit Kekep Lengkong, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, olahraga yang termasuk dalam kategori tantangan tersebut, akan diikuti oleh 288 atlet yang telah mendaftar via online, termasuk atlet berkewarganegaraan Korea.

Kepala bidang pengelolaan olahraga petualangan, tantangan dan wisata pada keasdepan pengelolaan olahraga rekreasi Arief Nurbani Siswoyo, mengatakan jika perhelatan ini bertujuan untuk membudayakan sekaligus mensosialisasikan olahraga paralayang di masyarakat.

Lebih lanjut Arief menuturkan melalui program ini mampu membuka peluang bagi daerah untuk mendapatkan sumber APBD dengan membuka spot baru destinasi wisata. "Melalui kejuaraan yang kita lakukan di lima titik, tentu memiliki dampak yang bagus buat daerah, sekaligus dapat membuka destinasi wisata baru berbasis sport tourism," ucap Arief, Kamis (27/6/2019).

Dirinya pun mengklaim animo yang cukup besar didapat dari peserta di tiap provinsi.

Sementara itu, Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta mengatakan melalui perhelatan ini, sejatinya mampu mengeksplor keindahan dari suatu daerah. Selain berpacu untuk menjadi yang terbaik dalam berolahraga, sekaligus si atlet dapat menikmati keindahan daerah tersebut dari ketinggian.

"Kami meyakini nantinya masyarakat luas akan lebih mengetahui jika Wonosobo merupakan salahsatu tempat yang indah di Indonesia, sehingga banyaknya sport tourism benar-benar menjadi kenyataan," ucapnya. 

Lebih lanjut pria asal Kulon Progo itu mengatakan bahwa olahraga sangat universal dan miliki multiple efek, terlebih melalui perhelatan Paragliding TRIP Of Indonesia (TROI) ini.

"Selain olahraga, bisa juga dimanfaatkan aspek ekonominya oleh masyarakat, hiburan, aspek wisata yang mampu mendongkrak perekonomian daerah tersebut dan pasti akan terjadi silaturahmi masyarakat di area pelombaan, menyaksikan pertandingan sambil menikmati kuliner yang tersedia sehingga membuat ketahanan sosial kita akan menjadi lebih kuat," terangnya.

Seperti diketahui, Paragliding TRIP Of Indonesia (TROI) tahun 2019 ini akan digelar dalam lima seri. Setelah seri Batang dan Wonosobo, maka akan dilanjutkan seri Mandalika pada 30 Agustus hingga 1 September, Modangan dibulan November dan Dharmasyara pada 5-8 Desember mendatang. Hermansyah