Trial ke Salahsatu Klub di Eropa

Hambali dari SKO Ragunan Menuju Eropa

Eka
Hambali dari SKO Ragunan Menuju Eropa
Muhammad Hambali Thalib saat meminta restu Menpora Imam Nahrawi menjalani trial ke salahsatu klub di Eropa  

Jakarta, HanTer - Garis nasib tidak ada yang mengetahui. Begitu pula yang dirasakan Muhammad Hambali Thalib. Gelandang serang milik Persela Lamongan berkesempatan terbang ke Eropa Timur setelah mendapatkan undangan khusus dari salah satu klub yang masih dirahasiakan namanya.

Disana ia akan menjalani trial. Bila test pengujian berjalan mulus, bukan tak mungkin pemain jebolan SKO Ragunan yang berada dibawah binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu akan mendapat imingan kontrak untuk memperkuat klub tersebut. 

Undangan tersebut sejatinya telah datang langsung kepada Hambali sekitar Desember lalu, tepatnya setelah menuntaskan kompetisi Liga 1 bersama Sriwijaya FC. Namun rencana trial akhirnya terbongkar setelah adanya pemaparan dari Deputi III Kemenpora, Raden Isnanta, yang membawahi SKO Ragunan, kemarin.

Terpenting bagi Hambali ialah menjalankan trial dengan sungguh-sungguh dan diiringi semangat serta doa. "Jangan patah semangat, apapun hasilnya tetap berdoa aja," kata dia, kemarin.

Ia pun mengaku sangat bersemangat atas undangan trial tersebut "Yang menjadi daya tarik, tentu karena klub Eropa, terus pertama kali juga Hambali ada tawaran dari luar, jadi ini kesempatan baik. Kapan lagi, karena kesempatan tidak datang dua kali. Yaudah jadi Hambali jalanin aja dulu," sambungnya.

Berbicara tentang pengalaman, tentu Hambali mengaku masih cukup buta, akan tetapi ia kerap bertukar cerita dengan rekanannya di SKO Ragunan yang lebih dulu berkarir di Polandia, tepatnya bersama klub Lechia Gdańsk. Ia juga tak merasa minder atas postur tubuh yang tidak sepadan dengan pemain Eropa lain.

"Hambali dekat banget sama Egy. Kita satu kamar di Ragunan. Yaudah kita saling sharing bagaimana disana. Seperti gaya latihan dan orang-orangnya. Mau badan tinggi atau pendek nggak masalah bagi Hambali, yang penting skill. Kita lihatnya dari skill dan juga mental kita harus kuat," papar dia.

Sebelum terbang menuju Eropa, Hambali tak lupa untuk meminta restu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Dalam kesempatannya, Imam turut memberikan suntikan motivasi dan berharap pemain berusia 18 tahun itu mampu meniti karir di benua biru dan menjadi idola para juniornya, kelak.

"Alhamdulillah, kami semua bersyukur. Ini karunia Allah yang luar biasa untuk Hambali dan tentu untuk orang-orang yang melatih, mendidik dan mengantarkan Hambali sejak di SSB Tigaraksa sampai ke SKO Ragunan dan bahkan kemarin sudah masuk di Timnas," kata Imam.

"Itu artinya prestasi Hambali sudah betul-betul di akui oleh semua, dan sekarang dunia mengakui itu. Lewat beberapa niat orang Eropa untuk membawa Hambali ke Eropa. Jadi kita syukuri, kita antarkan dengan doa, semoga Hambali menjadi idola sepakbola junior kita agar semua bermimpi setinggi langit seperti halnya mimpi Hambali yang bisa tembus Eropa dan menguasai dunia," pungkasnya.