Menpora Buka Puasa Bersama Atlet SKO dan PPLM di Cibubur

Hermansyah
Menpora Buka Puasa Bersama Atlet SKO dan PPLM di Cibubur
Menpora Imam Nahrawi saat melakukan buka puasa bersama dengan atlet SKO dan PPLM di Cibubur

Cibubur, HanTer - Di bulan suci Ramadhanini, Menpora Imam Nahrawi terus menjalin suasana kekeluargaan dan kebersamaan dengan para atlet. Seperti halnya pada Selasa (21/5/2019) petang, pasca membuka kegiatan Ngabuburit (Ngumpul, Buka Bareng dan Cerita) Media Gathering di Bogor, Jawa Barat, Menteri termuda di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo itu langsung bergegas ke bilangan Jakarta Timur guna melakukan buka puasa bersama dengan atlet Sekolah Khusus Olahraga (SKO) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM) di PPPON Cibubur. 

Menpora yang tiba 10 menit menjelang adzan maghrib berkumandang itu sempat melihat pertandingan persahabatan yang diselenggarakan karyawan dan pegawai di PPPON Cibubur. Menpora terlihat begitu asyik mengobrol dengan pelatih dan memberikan semangat kepada pemain yang masih bertanding.

Usai menyaksikan pertandingan, Menteri asal Madura Jawa Timur ini langsung melangkahkan kakinya menuju ruang makan dimana tempat para atlet SKO dan PPLM berkumpul untuk menjalankan buka puasa bersama. "Assalammualaikum, karena waktunya pas dengan maghrib, silahkan kalian semua untuk berbuka," sapa Menpora yang baru memasuki ruangan.  

Ingin memastikan makanan untuk buka puasa para atlet layak, Menpora berkeliling ke masing-masing meja untuk melihat para atlet menikmati makanan buka puasa yang sudah disediakan. "Saya melihat dan ingin memastikan langsung, makanan yang di makan para atlet untuk berbuka puasa sangat layak, dan alhamdulillah mereka semua menikmatinya," katanya. 
 
Selain soal makanan, Menteri yang hobi bermain bulutangkis ini juga ingin memastikan uang saku para atlet dan nasib pelatih juga tidak ada masalah. "Saya senang karena soal uang saku sudah selesai, saya minta ke Asdep agar sebelum tanggal 27/5/2019 semuanya harus selesai. Saya juga berpikir keras agar para pelatih ini terus diperhatikan nasibnya," ujarnya   
 
Menpora juga ingin penggunaan gedung POPKI untuk pihak luar agar diperkecil dan diberikan waktu bagi atlet-atlet yang berlatih di sini. Termasuk pemanfaatan Rumah Sakit Olahraga agar dimanfaatkan sebaik mungkin untuk para atlet yang ada di sini. 
 
"Tidak mudah bagi adik-adik masuk SKO Ragunan, maka kalian harus bersyukur dan semangat untuk bisa mmbuktikan SKO ragunan jadi yang terbaik di Indonesia. Kehadiran kalian harus menjadi inspirasi bagi teman-teman lain yang ada di masyarakat," kata Menpora yang didampingi oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Bayu Rahardian.

#Menpora   #Buka   #Puasa   #SKO   #PPLM   #Cibubur