TURNAMEN GOLF JUNIOR DUNIA 2019

Kentaro Sebut Persaingan Cukup Ketat

Eka
Kentaro Sebut Persaingan Cukup Ketat
Kentaro Nanayama (kedua dari kanan)

Jakarta, HanTer - Salah satu pegolf junior andalan Indonesia, Kentaro Nanayama mengatakan bahwa turnamen golf dunia tingkat junior tahun ini yang berlangsung di Damai Indah Golf, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada 21-23 Mei 2019 akan berjalan sengit dan kompetitif. 

"Tentu banyak yang kompetitif pada (turnamen -red) kali ini. Karena ada juara bertahan yang masih ikut, beberapa pemain Indonesia yang datang dari luar Jakarta dan juga pemain luar untuk mengikuti turnamen kali ini," kata Kentaro usai jumpa pers di Damai Indah Golf, Senin (20/5/2019) kemarin.

Berbicara tentang negara yang akan menjadi lawan terberat, Kentaro pun menegaskan bahwa tahun ini sulit untuk di prediksi. "Karena mungkin setiap tahun setiap negara mempunyai pemain yang berbeda-beda. Jadi sulit untuk mengira siapa dan negara mana yang kuat di turnamen ini," ucapnya. 

Seperti diketahui, sebanyak 132 pegolf dari 19 negara akan berpartisipasi dalam ATI Ciputra Golfpreneur Junior World 2019 presented by AKI (ATI-CGJW). 19 negara tersebut diantaranya Australia, China, Republik Ceko, Taiwan, Guam, India, Hong Kong, Jepang, Malaysia, Myanmar, Makau, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, Vietnam dan Indonesia selaku tuan rumah.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan mengirimkan 26 pegolf terbaiknya. Beberapa pegolf Indonesia, yaitu juara Kejurnas 2019 Randy Bintang, Gabriel Hansel Hari, Kentaro Nanayama dan Jonathan Xavier Hartono, akan menjadi andalan untuk menjuarai nomor Individu untuk divisi Putra di sedangkan Aurelia Grace Nicole, Tiana Ivanka Porwanto, dan Marelda Pyrena Ayal di Divisi Putri.

“Kami bangga dapat menyelenggarakan turnamen ini secara konsisten setiap tahunnya yang dalam rangka meningkatan kualitas para pegolf muda, khususnya junior-junior Indonesia," ujar Nararya Ciputra Sastrawinata selaku Komisaris Damai Indah Golf. 

"Melalui ATI-CGJW para pegolf junior, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk bertanding dalam level kompetisi internasional. Dengan demikian, mereka terbiasa bermain dalam atmosfer kompetisi yang tinggi. Nantinya, ini akan melahirkan bibit-bibit pegolf Indonesia yang siap bertanding di dunia internasional,” sambungnya.

Selain bentuk pembinaan, ATI-CGJW ini juga membuka peluang untuk memperbaiki peringkat para peserta turnamen di daftar pegolf amatir dunia karena terdaftar dalam World Amateur Golf Ranking (WAGR). 

“Pemenang ATI-CGJW akan meraih poin yang berdampak pada peringkat mereka di daftar pegolf amatir dunia. Ini merupakan tahun kesebelas bagi ATI-CGJW tercatat dalam WAGR," ucap Sutopo Kristanto selaku Ketua Pelaksana Pertandingan ditempat yang sama. 

"Secara khusus untuk penyelenggaraan tahun ini Panitia Penyelenggara akan memberikan Kesempatan bagi pemenang individual putra untuk mengikuti tournament ADT Ciputra Golfpreneur Tournament, turnamen golf professional yang di sanction oleh Asian Development Tour pada tanggal 21-24 Agustus 2019 di Damai Indah Golf, BSD Course," ia mengakhiri.

#kentaro   #golf   #ciputra   #dunia   #ATI-CGJW   #PIK