423 Atlet Ikuti Kejurnas Atletik Tingkat PPLP/PPLPD dan SKO di Koba

Eka
423 Atlet Ikuti Kejurnas Atletik Tingkat PPLP/PPLPD dan SKO di Koba
Salah satu atlet mengikuti kejurnas Atletik di nomor lompat jauh (ist)

Koba, HanTer - Sebanyak 423 atlet yang berasal dari 24 PPLP, 16 PPLPD dan 7 SKO/SMANOR di 30 provinsi meramaikan Kejuaraan Nasional Atletik yang berlangsung di Stadion Koba, Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, pada 27 April - 2 Mei 2019.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung melalui Wakil Gubernur Abdul Fatah mengatakan, kejuaraan nasional, khususnya atletik di tingkat PPLP, PPLPD dan SKO/SMANOR berharap kepada para atlet untuk tidak menyiakan gelaran tersebut.

Sebab Kejurnas Atletik ini menjadi salah satu jembatan dan peluang bagi para atlet, khususnya di usia muda untuk menunjukkan kualitas demi melangkah ke jenjang berikutnya, yakni profesional.

"Ini merupakan suatu program nasional dan ini merupakan program unggulan dari Kemenpora yang melakukan pembinaan-pembinaan, yang membina para atlet generasi muda melalui pelajar untuk meningkatkan ke tataran berikutnya melalui pembinaan yang berkesinambungan dan berkelanjutan," katanya.

"Oleh karena itu, akan menjadi rugi kalau kita memiliki bakat-bakat, tidak kita tuangkan, dan tidak kita tampilkan dengan sungguh-sungguh, maka kita akan tertinggal," Abdul Fatah menambahkan.

Apalagi, lanjut dia, untuk meniti karir sebagai seorang atlet profesional kini tak perlu cemas. Pasalnya saat ini pemerintah telah memberikan jaminan terhadap masa depan bagi atlet yang mampu berprestasi di pentas internasional.

"Pada era sekarang ini tidak ada lagi kata lupa, tidak ada lagi ketertinggalan, tapi bagi putra-putri yang berprestasi sudah diberikan perhatian yang kita ketahui sebagaimana apa yang didapat olahragawan kita baik berupa bonus, lapangan pekerjaan dan sebagainya," ujarnya.

Senada di katakan Suharto selaku Kadispora Provinsi Bangka Belitung. Selain itu, Kejurnas Atletik juga menjadi kesempatan bagi Pemprov untuk melihat potensi seluruh atlet lokalnya untuk di proyeksikan pada beberapa kejuaraan, termasuk PON 2020 di Papua.

"Kami ingin tahu kemampuan atlet-atlet yang kami bina melalui PPLP, PPLPD dan SKO, karena ini sudah mendekati PON. Siapa tahu generasi muda bisa mencetak topskor. Kalau ini terjadi, otomatis bisa ke PON, dengan catatan harus bisa menyaingi catatan senior-seniornya," ucap Suharto.

#Kejurnas   #atletik   #pplp   #kemenpora   #koba   #babel