Kemenpora Gelar Sosialisasi SKJ Jadoel 2018

Hermansyah
Kemenpora Gelar Sosialisasi SKJ Jadoel 2018
Sosialisasi senam SKJ Jadoel

Jakarta, HanTer - Kementerian Pemuda Olahraga melalui Kedeputian bidang Pembudayaan Olaharaga menggelar sosialisai Senam Kebugaran Jasmani (SKJ) Jadoel yang dibuka secara langsung oleh Menpora Imam Nahrawi di Aula Wisma Kemenpora, Selasa (26/3/2019).

Kepala Bidang Pengembangan Sanggar dan Pusat Kebugaran Waluyono mengatakan bahwa Tujuan digelarnya kegiatan ini untuk mengajak masyarakat menjadi sehat dan bugar dalam rangka program pemerintah membudayakan olahraga sehingga cinta terhadap olahraga.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 170 instruktur dari 85 Kelurahan se-Jakarta, yang rencananya mereka akan menjadi instruktur-instruktur di kelurahannya serta menyiapkan timnya untuk mengikuti perlombaan di gedung PP PON, Cibubur yang akan diikuti oleh lebih dari 1700 peserta.

Lebih lanjut Waluyono juga berharap melalui sosialisasi SKJ ini disamping untuk dilombakan, mereka juga bisa mengajak seluruh anggota keluarganya baik yang masih duduk dibangku sekolah atau anggota masyarakat pada umumnya mau melakukan SKJ sebagai latihan untuk kebugaran badannya.

"SKJ merupakan suatu senam yang relatif mudah untuk dilakukan dan dihafal, sehingga tidak menimbulkan cidera. Senam ini bisa dilakukan oleh anak mulai dari usia 6 tahun hingga usia 70 tahun bahkan lebih, karena gerakan-gerakannya tidak mengandung atraksi yang bisa mengakibatkan cedera otot maupun cidera tulang, sehingga mampu menekan tingkat resiko orang sakit. Jika masyarakat Indinesia sehat dan bugar," ucap Waluyono.

Tak hanya dilakukan di Jakarta, Waluyono juga mengklaim jika pihaknya akan melakukan sosialisasi di 34 Provinsi di Indonesia. "Hal ini tentunya dapat menciptakan instruktur-instruktur di masyarakat, sekolah maupun dunia pendidikan lainnya.

SKJ relatif mudah dilakukan diberbagai tempat, bukan hanya dilapangan terbuka, namun juga bisa dilakukan ditempat tertutup meski hanya memiliki ruang sempit. 

Sementara itu, Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Rahardjo mengatakan jika olahraga SKJ ini merupakan senam legendaris yang diera tahun 90-an dilakukan oleh para anak didik dibangku sekolah, untuk itu dirinya menilai jika pihaknya selaku Pemerintah memiliki kewajiban bagaimana mengajak masyarakat untuk berolahraga, salahsatunya melalui senam SKJ.

"Kami memiliki harapan besar kepada masyarakat untuk bergerak, berolahraga melalui salahsatunya media senam SKJ, sehingga angka kebugaran masyarakat akan meningkat," ucap teguh.

Senada dengan apa yang dikatakan Waluyono, selain melakukan sosiasisasi di DKI Jakarta, kegiatan serupa akan dilakukan di seluruh provinsi yang bersinergi dengan artis-artis Ibu Kota yang masih muda-muda, dengan harapan agar para anak muda memiliki kecenderungan untuk mengikuti apa yang diperagakan oleh para artis tersebut dalam hal ii senam SKJ Jadoel 2018 ini.

Untuk kembali menghadirkan senam SKJ kedalam dunia pendidikan, Teguh mengatakan jika pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut terhadap pihak terkait. "Kita akan mengirim surat untuk bersinergi kepada lembaga atau pihak terkait, hususnya dari dunia pendidikan, agar disetiap sekolahan sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar terlebih dulu melakukan senam SKJ, sehingga ini menjadi gerakan Nasional yang merupakan program pemerintah agar terciptanya masyarakat yang gemar berolahraga," ucap Teguh.