TUAN RUMAH JETRACER WORLD CHAMPIONSHIP 2019

Cabor Jet Ski Sasar Tiga Misi di Kejuaraan Dunia 2019

Eka
Cabor Jet Ski Sasar Tiga Misi di Kejuaraan Dunia 2019
Jumpa Pers Kejuaran Jet Ski dunia di sekretariat PP IJBA, Ancol, Jakarta.

Jakarta, HanTer - Tiga misi besar menjadi incaran Pengurus Pusat Indonesia Jetsport Boating Association (PP IJBA) yang diketuai Syaiful 'Fully' Ihsan, saat menggelar kejuaraan jet ski tingkat dunia yang berlangsung di Pantai Ancol, Jakarta, pada 27-31 Maret mendatang.

Misi pertama, tentu saja membidik prestasi yang dibebankan kepada dua atlet unggulannya, Aero Sutan Aswar dan Aqsa Sutan Aswar. Keduanya diharap mampu unjuk gigi dengan menjadi yang terdepan saat turun di tiga kelas Endurance, yaitu: Pro F1 Open, Pro F1 Open (Normally Aspirated), Amateur F1 Open (Grand Tourismo).

Potensi mendulang sukses, seperti yang didapatkan di Asian Games 2018 cukup terbuka karena dua atlet bersaudara itu sangat mengenal trek yang mempunyai lintasan lingkar berjarak 6 km. Sehingga trek tersebut nyaris mirip dengan yang diperlombakan di Asian Games.

Selain itu, karakter ombak di Pantai Ancol rasanya bukan hal asing dan menjadi pengganjal keduanya untuk uji kecepatan saat mengarungi Jet Racer World Championship akhir Maret ini. Keduanya kerap berlatih sejak kecil.

Misi kedua, PP IJBA berharap gelaran ini juga mampu memancing federasi jet ski dunia atau International Jet Sport Boating Association (IJSBA) untuk mempercayakan Indonesia menggelar kembali kejuaraan bergengsi tingkat dunia, kedepan.

"Jadi mengenai kejuaraan ini, saya harapkan ini continue. Ini merupakan yang pertama dan berikutnya ke Maroko. Memang agak sulit bagi kita untuk menarik dunia masuk ke Indonesia. Jadi kita harus siap semuanya," kata Fully dalam jumpa pers di markas PP IJBA, Ancol, Jakarta, Sabtu (23/3/2019).

"Jadi kita akan rapatkan Indonesia bisa masuk secara terus menerus untuk menggelar kelas dunia, baik dari kelas junior, triple crown, dan itu akan kita lakukan disini. Saat ini mereka juga telah melihat bagusnya tempat ini agar bisa dibawa ke luar," sambungnya.

Senada dikatakan Komjen Pol (Purn) Syafruddin selaku Ketua Pembina PP IJBA. Ia menambahkan, diluar prestasi akan ada dampak besar terhadap gelaran jet ski internasional yang berlangsung di Jakarta. Utamanya, tentu mendongkrak sektor pariwisata.

"Ini sudah mendapat pengakuan dari dunia internasional sebagai tempat terbagus. Untuk itu kita perlu memaintenance semuanya. Bukan hanya prestasi, tapi juga fisik (venue -red) nya. Namanya di akui dunia, harus terkenal di seluruh dunia melalui kejuaraan-kejuaraan," tutur pria yang juga sebagai Menpan RB.

"Olahraga ini juga bukan hanya menonjolkan prestasinya saja, tapi kita ini juga menjual wisata. Jadi kalau sudah orang luar datang tentu membawa potensi wisata besar. Karena setelah kembali mereka akan bicara. Apalagi ini olahraga laut. Dan Indonesia dikenal diluar adalah lautnya," pungkas Syafruddin.

#Jetski   #dunia   #ancol   #fully   #syafruddin   #ijba   #ijsba   #aero   #aqsa